Bisnis.com, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membuka sayembara bagi masyarakat yang bisa menemukan keberadaan Taufik Hidayat, terduga pelaku penyekapan dan penganiayaan seorang perempuan asal Kabupaten Bandung selama tiga tahun.
Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penangkapan pelaku, Dedi menyiapkan hadiah sebesar Rp250 juta bagi siapa saja yang memberikan informasi akurat hingga pelaku berhasil ditangkap aparat penegak hukum.
“Saya juga memberikan ruang bagi warga di manapun berada untuk berpartisipasi mencarinya. Siapa yang bisa menemukan Taufik Hidayat, menyerahkannya kepada aparat, atau menginformasikan keberadaannya kepada aparat, saya memberikan hadiah Rp250 juta sebagai bentuk partisipasi saya agar Taufik Hidayat segera ditemukan dan ditangkap,” ujar Dedi melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Selasa (23/6/2026).
Dia mengatakan, langkah tersebut diambil setelah melihat langsung kondisi korban yang mengalami luka berat akibat dugaan penyiksaan yang dilakukan pelaku.
Menurutnya, kasus tersebut merupakan salah satu peristiwa paling memilukan yang pernah terjadi di Jawa Barat.
“Saya menyampaikan ada peristiwa yang biadab terjadi di Jawa Barat. Seorang perempuan yang dipacari, disekap, dianiaya, dicacatkan kedua matanya hingga tidak bisa melihat lagi. Bibirnya pun mengalami luka parah hingga saya tidak tega melihatnya. Seluruh tubuhnya melepuh dan rusak,” katanya.
Ia menegaskan memberikan perhatian serius terhadap kasus tersebut mengingat kondisi korban yang mengalami kebutaan permanen dan sejumlah luka berat yang diduga akibat penyiksaan selama bertahun-tahun.
Pihaknya mengaku geram terhadap tindakan yang dilakukan pelaku yang kini masih menjadi buronan. Meski demikian, ia optimistis jajaran Polda Jawa Barat mampu segera menangkap pelaku.
“Saya sangat marah dengan laki-laki seperti ini bernama Taufik Hidayat yang sekarang menjadi buronan. Saya meyakini tim Polda Jabar akan mampu dengan cepat menangkapnya,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh warga Jawa Barat dan masyarakat Indonesia untuk turut membantu pencarian agar pelaku segera ditemukan dan diproses sesuai hukum yang berlaku.
“Untuk itu saya ucapkan terima kasih kepada jajaran Polda Jabar. Mari kita bersama-sama menangkap saudara Taufik Hidayat ini. Kepada seluruh warga, mari kita sama-sama mencarinya,” katanya.
Sebelumnya, Polda Jawa Barat menyelidiki kasus yang menimpa YTR (29), perempuan asal Rancaekek, Kabupaten Bandung, yang dilaporkan hilang selama tiga tahun dan ditemukan dalam kondisi mengalami kebutaan permanen serta sejumlah luka di tubuhnya.
“Kami masih melakukan penyelidikan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Hendra Rochmawan.
Kasus tersebut bermula pada 2023 ketika YTR bekerja di kawasan Pasteur, Kota Bandung. Saat menghadiri sebuah konser musik, korban berkenalan dengan seorang pria berinisial TH. Dari perkenalan itu, keduanya kemudian menjalin hubungan asmara, bahkan TH sempat diperkenalkan kepada keluarga korban di Rancaekek.