Bisnis.com, MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Utara (Sumut) menyebut populasi sapi di wilayah ini lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada Iduladha 1447 Hijriah/ 2026 Masehi, bahkan hingga disuplai ke daerah lain yang membutuhkan.
Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Sumut Yusfahri Parangin-Angin mengatakan kebutuhan sapi untuk kurban di Sumatra tahun 2026 diperkirakan sebanyak 2.500 ekor. Jumlah tersebut belum termasuk sapi bantuan kemasyarakatan dari Presiden RI, bantuan dari Gubernur Sumut, maupun dari pemerintah di kabupaten/ kota serta pihak lain untuk perayaan Iduladha sehingga diperkirakan kebutuhan sapi bisa mencapai 5.000 ekor.
“Kebutuhan sapi kurban kita di Sumut diperkirakan sekitar 2.500 sampai 5.000 ekor dengan ketersediaan atau populasi sapi saat ini mencapai 748.000 ekor. Ini lebih dari cukup, bahkan peternak kita juga sering mengirim sapi kurban ke daerah lain seperti Sumatra Barat dan Riau,” ujar Yusfahri, dikutip Kamis (21/5/2026).
Yusfahri mengatakan selain memastikan ketersedian hewan kurban, pihaknya juga memantau ketat lalu lintas/ distribusi dan kesehatan ternak. Sesuai syariat, hewan yang dikurbankan harus dalam kondisi sehat dan bebas penyakit, tidak cacat, serta memenuhi syarat usia minimal sehingga calon hewan kurban di Sumut harus memenuhi persyaratan tersebut.
Guna memastikan pemotongan hewan kurban oleh masyarakat mengikuti kaidah, DPKP Sumut juga telah mengeluarkan edaran ke seluruh kabupaten kota untuk menyosialisasikan standar pemotongan hewan kurban. Hal ini mengingat perayaan Iduladha identik dengan penyembelihan hewan kurban di masjid maupun tanah lapang.
“Penyembelihan hewan sebaiknya memang dilakukan oleh juru sembelih yang bersertifikat. Kami sendiri menyarankan penyembelihan di rumah potong hewan. Tapi karena tradisi Iduladha, penyembelihan dilakukan di masjid atau tanah lapang, makanya kami edarkan surat ke kabupaten/ kota untuk sosialisasi standar pemotongan hewan,” ujar Yusfahri.
Adapun untuk perayaan Iduladha tahun ini, Presiden Prabowo Subianto bakal menyumbangkan 34 ekor sapi untuk disembelih di 33 kabupaten/ kota dan Provinsi Sumatra Utara.
Puluhan sapi bantuan kemasyarakatan (Banmas) Presiden RI tersebut dibeli dari peternak lokal Sumut dengan bobot berkisar 800 kilogram sampai 1 ton.
Permintaan sapi untuk Banmas Presiden RI inipun disebut DPKP memacu peternak di Sumut untuk merawat dan mempersiapkan sapi ternak mereka dengan baik.