Bisnis.com, MEDAN – PT Hutama Karya (Persero) atau HK memberlakukan rekayasa lalu lintas (lalin) di Ruas Tol Binjai-Langsa Seksi 2, Kuala Bingai-Tanjung Pura mulai Sabtu (29/11/2025).
Executive Vice President Sekretaris Perusahaan HK Mardiansyah mengatakan rekayasa lalin dilakukan dari Kuala Bingai sampai Tanjung Pura, begitu pula sebaliknya.
“Penerapan rekayasa lalin sehubungan dengan kondisi banjir akibat curah hujan tinggi di kawasan Seksi 2,” ujar Mardiansyah dalam keterangan resmi, Minggu (30/11/2025).
Dikatakan Mardiansyah, rekayasa lalin di Tol Kuala Bingai-Tanjung Pura dan sebaliknya akan dilakukan hingga kondisi dinyatakan aman terkendali.
Saat ini, ketinggian muka air banjir sekitar 80 centimeter dari permukaan jalan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan yang melintas.
Namun bagi kendaraan Golongan III-V yang membawa logistik maupun kebutuhan darurat akan tetap diperbolehkan melewati salah satu ruas di Tol Binjai-Langsa ini.
HK pun menyiagakan petugas operasional di lokasi untuk membantu pengaturan lalu lintas dan memberi informasi kepada pengguna jalan.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan mengimbau seluruh pengendara untuk mengikuti arahan petugas serta memperhatikan rambu-rambu keselamatan,” kata Mardiansyah.
Sebelumnya, HK memantau ada peningkatan ketinggian air di beberapa titik di Jalan Tol Binjai-Langsa.
Hingga Kamis (28/11/2025) peningkatan ketinggian air terjadi di Kilometer (KM) 49+800 A arah Binjai ke Tanjung Pura, dan B, arah Tanjung Pura ke Binjai.
Selain itu, di KM 50+800 jalur A dan B, KM 52+600 jalur A dan B, serta di KM 53+400 jalur A dan jalur B.
Demi keselamatan pengguna, pengelola sempat menutup jalur dan mengalihkan arus lalu lintas sementara. Pengalihan arus dilakukan dari arah Kuala Bingai menuju Tanjung Pura, dan sebaliknya.