Bisnis.com, MALANG — Penampilan group band Sheila On 7, Maliq & D’Essentials, Coldiac, grup musik indie asal Malang, Biru Baru, Fiersa Besari, Barasuara, Sal Priadi, berhasil menggoyang puluhan ribu penonton konser POLIPONI yang bertajuk Si Paling di Lapangan Rampal, Kota Malang, Sabtu (20/6/2026) malam.
Penampilan Sheila On danMaliq & D’Essentials membuat teriakan penonton menggema kencang. Sheila On 7 malam itu membawakan 17 lagu, mulai dari “Pejantan Tangguh” hingga ditutup “Itu Aku”.
Yang membuat surprise penonton, semua lagu diaransemen ulang oleh Sheila menjadi lebih bertenaga, nge-beat, dengan motor raungan gitar dari Eross sehingga penikmat lama Sheila On 7 serasa mendapatkan pengalaman baru menyaksikan pentas grup band kesayangannya.
Namun bagi penggemar baru, juga merasa mendapat kejutan karena sajian Sheila On 7 sesuai dengan selera kekinian, lebih segar, sesuai dengan semangat zaman.
Maka ketika Duta melantunkan lagu “Melompat Lebih Tinggi”, maka penonton serentak ikut melompat dan berjingkrak tinggi.
“Malam ini tidak perlu banyak bercerita ya. Lebih baik menikmati banyak lagu,” kata Duta dijawab gemuruh setuju puluhan ribu penonton.
Maliq & D’Essentials juga menarik. Lewat sajian musik jazz fusion, mampu menggoyang puluhan ribu penonton malam itu. Dibuka dengan lagu “Sriwedari”, Maliq & D’Essentials juga membawakan cover dengan aransemen jazz fusion seperti “Kumpul Bocah” yang dipopulerkan Vina Panduwinata, maupun “Aku Cinta Kau dan Dia” yang dipopulerkan Ahmad Dhani dan Mulan Jameela dalam versi musik rock.
Co-Founder Letralive, Erwin Wibowo, selaku promotor konser, mengatakan konser ini digagas sebagai ruang temu lintas generasi dan lintas warna musik, menghadirkan pengalaman konser terbaik sekaligus megah bagi para penikmat musik tanah air.
Kehadiran Coldiac, grup musik indie asal Malang, Fiersa Besari, Sal Priadi, dan Sheila On 7 serta Maliq&D’Essentials dalam konser ini ibarat “banyak suara dalam satu harmoni”. Poliponi merepresentasikan semangat keberagaman musikal dalam satu panggung kolaboratif.
Konser ini tidak hanya menampilkan musisi papan atas, tetapi juga merayakan dinamika komunitas, kreativitas, serta energi khas Malang sebagai kota pendidikan dan budaya.
Dengan latar terbuka di Lapangan Rampal, Poliponi dirancang sebagai pengalaman konser outdoor yang imersif; menggabungkan tata panggung megah, kualitas tata suara premium, serta kurasi line-up yang kuat secara emosional dan musikal.
Penyelenggaraan konser ini diharapkan dapat memberikan pengalaman terbaik dalam mengapresiasi musik serta memberikan suguhan konser musik yang baik dan benar agar audience benar-benar menikmati musik sesungguhnya.
”Kami akan memastikan, equipment pendukung konser Poliponi ini akan memuaskan para penggemar musik di Malang,” katanya.
Menurutnya dari segi sistem, lighting, dan stage rig yang dipakai di sini dioptimalkan untuk memberikan sonic experience bagi para penonton.
“Untuk mewujudkan experience tersebut, kami mempercayakan seluruh distribusi logistik dan kebutuhan konser kepada JNE selaku Official Logistics Partner. Kolaborasi ini memastikan bahwa seluruh kebutuhan logistik dan elemen teknis dengan standar yang tinggi dapat terintegrasi dengan sempurna tanpa kendala,” ujar Erwin.
SVP Marketing Group Head JNE, Eri Palgunadi, mengungkapkan langkah JNE menjadi Official Logistics Partner untuk konser POLIPONI yang bertajuk Si Paling strategis ini merupakan wujud komitmen nyata perusahaan dalam mendukung pertumbuhan industri kreatif khususnya musik di Tanah Air.
“Sebagai pertunjukan berskala besar di Malang dan Bali, aspek manajemen rantai pasok dan distribusi memegang peranan krusial,” katanya.
Di sinilah sinergi JNE menjadi tulang punggung keberhasilan operasional di balik layar. Kehadiran JNE memastikan seluruh proses distribusi, pengiriman peralatan perlengkapan panggung, hingga pengelolaan kebutuhan teknis kru berjalan dengan aman, lancar, dan tepat waktu demi memberikan pengalaman menonton yang optimal bagi puluhan ribu penggemar.
“Selama lebih dari 35 tahun, JNE tidak hanya berfokus pada layanan logistik, tetapi juga terus berupaya menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan dan kebahagiaan masyarakat,” ujarnya.
Musik memiliki kekuatan luar biasa untuk menyatukan hati, sama halnya dengan komitmen kami. Melalui semangat ‘Connecting Happiness’, dan semangat ‘Bergerak Bersama’.
“Sebuah kebanggaan bagi kami dapat mengawal jalannya konser Poliponi di Malang dan Bali. Kami ingin menghadirkan energi positif yang menghubungkan ekosistem industri musik, musisi, dan para penikmat setianya di seluruh Indonesia," ucapnya.