Bisnis.com, JAKARTA—Penonton di Indonesia cenderung mengutamakan konten emosional yang terasa autentik karena menginginkan bukti nyata dan pengalaman personal bagi suatu produk.
Temuan ini menjadi salah satu hasil dari riset The Art & Science of Authenticity, kolaborasi TikTok bersama Accenture Song yang diluncurkan pada ajang TikTok CreatorFest 2025 pada 18 November 2025. Sebanyak 55% konsumen Indonesia mengasosiasikan konten lo-fi (tanpa filter, spontan) dan fit-for-platform seperti live streaming, behind-the-scenes, atau product demo langsung sebagai konten yang lebih autentik. Bahkan, 70% konsumen mengatakan siaran langsung terasa lebih autentik dan nyata.
Kelly Umberfield, General Manager Global Business Solutions TikTok Indonesia, menegaskan bahwa konten live dan percakapan kasual juga berperan penting karena menciptakan hubungan dua arah antara kreator dan audiens. "Konsumen Indonesia menginginkan bukti nyata plus pengalaman personal. Melihat hasil penggunaan produk secara langsung atau testimoni jujur terasa lebih meyakinkan daripada visual sinematik," ungkap Kelly.
Menariknya, 81% orang Indonesia mengatakan mereka terpengaruh untuk membeli karena konten yang autentik. 87% konsumen juga mengatakan konten autentik membuat mereka mengambil aksi dalam pertimbangan brand dan menjadi angka tertinggi di kawasan Asia Pasifik. Fenomena ini juga diperkuat oleh adanya creator boom di Indonesia, di mana pertumbuhan untuk kreator yang telah termonetisasi mencapai lebih dari 2.000% year-on-year pada kuartal III/2025.
TikTok CreatorFest yang diselenggarakan pada tahun ini menjadi ajang untuk memperkuat momentum tersebut. Acara ini tidak hanya merayakan kreativitas kreator, tetapi juga kembali memperkenalkan TikTok One, yakni platform terpadu yang menyederhanakan bagaimana brand dan kreator menemukan satu sama lain, berkolaborasi, dan memproduksi konten yang relevan.
Dengan TikTok One, brand dapat menelusuri kreator yang paling cocok, mengelola produksi secara terstruktur, dan mendistribusikan konten secara lebih efektif, sehingga memaksimalkan dampak kreator dalam strategi pemasaran mereka. Bagi kreator, platform ini memperluas kesempatan monetisasi dan membantu mereka terhubung dengan brand yang selaras dengan identitas dan gaya konten mereka.
Menanggapi temuan dari riset The Art & Science of Authenticity, Managing Director Accenture Song Southeast Asia September Guo menekankan bahwa brand yang menang bukan hanya yang mengejar reach atau diskon, melainkan juga brand yang mampu mengubah autentisitas menjadi pertumbuhan berkelanjutan. "Ketika brand menggabungkan seni bercerita para kreator dengan ilmu pengukuran, brand dapat mengubah data menjadi wawasan dan konten yang efektif," terangnya.