Bisnis.com, MAKASSAR - Lion Air Group tengah membidik ekspansi pasar internasional dengan berencana membuka rute penerbangan langsung yang menghubungkan Makassar melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menuju Kuala Lumpur, Malaysia.
Corporate Communications Strategic of Lion Group Danang Mandala Prihantoro mengungkapkan bahwa langkah ini diambil setelah melihat potensi pertumbuhan rute internasional yang cukup besar dari ibu kota Sulawesi Selatan tersebut.
Kuala Lumpur dipilih sebagai hub utama karena menawarkan konektivitas yang luas ke berbagai destinasi global.
"Kenapa harus ke Kuala Lumpur? Karena kami memiliki konektivitas yang nantinya bisa menghubungkan Makassar ini ke lebih dari 25 kota tujuan internasional. Targetnya kami akan membidik atau membuka rute tujuan Kuala Lumpur," ujar Danang di Makassar, Senin (25/5/2026).
Menurutnya, ada beberapa pertimbangan utama di balik rencana pembukaan rute baru ini. Pertama bisa menjadi opsi baru bagi masyarakat Sulawesi Selatan yang ingin menunaikan ibadah umrah. Nantinya, dari Kuala Lumpur, penumpang akan dihubungkan menggunakan maskapai Batik Air menuju Arab Saudi.
Selain ibadah, rute ini juga mengakomodasi tingginya permintaan masyarakat untuk kebutuhan wisata, belanja, hingga bisnis jasa titip (jastip).
Selain itu diharapkan pula pembukaan direct flight tersebut membawa wisatawan dari berbagai kota di Malaysia, seperti Penang, untuk langsung terbang menuju Makassar guna mendorong perekonomian lokal.
Lebih lanjut, Danang menjelaskan bahwa Kuala Lumpur akan berfungsi sebagai sentralisasi pengumpul (hub) bagi turis asing dari berbagai negara sebelum melanjutkan perjalanan ke Makassar. Didukung oleh operasional penerbangan ke lebih dari 40 kota tujuan internasional yang terhubung langsung dengan kota tersebut.
"Potensi dari negara lain seperti New Delhi (India), daratan China, Jepang, hingga Vietnam bisa kami kumpulkan di Kuala Lumpur untuk diteruskan ke Makassar, begitu juga sebaliknya," papar Danang.
Langkah tersebut juga menjadi strategi Lion Group untuk memecah konsentrasi gerbang masuk internasional yang selama ini masih berpusat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta.
Melalui rute baru via Kuala Lumpur ini, waktu perjalanan penumpang dari dan menuju Makassar diklaim akan menjadi lebih cepat dan efisien tanpa harus transit di Jakarta terlebih dahulu.
"Untuk kepastian tanggalnya akan kami sampaikan terpisah. Harapan kami, dengan adanya rute Batik Air mendatang, ini bisa langsung memberikan dampak positif terhadap perekonomian dan konektivitas di Makassar," pungkas Danang.