Bisnis.com, DENPASAR – Bali menjadi daerah dengan money changer terbanyak nomor dua secara nasional setelah Jakarta.
Bank Indonesia (BI) mencatat jumlah money changer di Bali terdapat 140 unit yang langsung memiliki kantor pusat di Bali. Kemudian 440 kantor cabang dan 21 money changer kerja sama hotel. Dengan demikian terdapat total 601 money changer yang beroperasi secara resmi di Bali.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Erwin Soeriadimadja menjelaskan di luar money changer resmi, masih banyak money changer yang beroperasi tanpa izin atau ilegal.
Erwin menjelaskan terus meningkatkan kewaspadaan terhadap praktik KUPVA BB tidak berizin dan modus tindak kejahatan melalui berbagai upaya edukasi dan sosialisasi serta sinergi dengan berbagai pihak termasuk desa adat guna tetap menjaga citra pariwisata Bali.
Dalam beroperasi, Money Changer ilegal sering merugikan konsumen, modusnya dengan menjatuhkan beberapa lembar uang secara diam-diam pada celah meja. Kemudian nilai tukar yang lebih rendah dibandingkan rate normal dengan alasan uang rusak. Ketidaksesuaian nominal yang diterima dengan dalih commission fee atau pajak
"Modusnya juga memberikan uang lebih sedikit dengan nominal yang mirip, misal Rp5.750.000 menjadi Rp5.075.000, kemudian tidak memberikan kembalian nominal kecil hasil transaksi jelas Erwin, Jumat (6/3/2026).
Kecurangan lainnya yang sering dilakukan yakni berpura-pura menghitung dengan kalkulator, tetapi mengenakan rate yang tidak sesuai kesepakatan awal.
Erwin menjelaskan Bank Indonesia aktif melakukan identifikasi kegiatan money changer illegal baik secara mandiri atau bersama pihak terkait. Sesuai UU P2SK, Pihak Pemda dapat mengenakan sanksi sesuai dengan peraturan daerah yang berlaku.
"Kami juga melaksanakan penertiban terhadap pelaku usaha money changer ilegal, baik secara mandiri maupun bekerja sama dengan pihak terkait seperti Desa Adat, Aparat Penegak Hukum (APH) sesuai dengan kewenangan hukumnya. Pihak Desa Adat dapat mengenakan sanksi sesuai dengan hukum adat yang berlaku," jelas Erwin.
Bank Indonesia juga menginisaisi pengembangan moneychangerbali.com sebagai pusat informasi ketersediaan money changer berizin. BI juga memperkuat edukasi dan sosialisasi mengenai pentingnya penggunaan KUPVA BB berizin kepada berbagai pemangku kepentingan, mulai dari asosiasi pariwisata, sektor perhotelan, hingga influencer dan Afiliasi Penukaran Valuta Asing (APVA) Bali.