Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (30/1/2026) ditutup menguat, pasca dua hari perdagangan sebelumnya melemah beruntun. Di tengah volatilitas pasar, saham emiten rokok seperti PT H.M Sampoerna Tbk. (HMSP) dan PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) masuk daftar rekomendasi analis.
Tim riset Phintraco Sekuritas menilai volatilitas pasar pada akhir perdagangan Jumat (30/1/2026), cenderung mereda setelah dua hari perdagangan mengalami gejolak signifikan akibat peringatan dari MSCI akan potensi diturunkannya posisi Indonesia dari Emerging Market menjadi Frontier Market.
"Investor cenderung wait and see menantikan perkembangan upaya OJK-BEI untuk memenuhi persyaratan MSCI sebelum Mei 2026. Mundurnya Direktur Utama BEI dan instruksi Presiden Prabowo juga tidak direspons oleh pasar dengan fluktuasi tinggi," ujar riset tersebut, Jumat (30/1/2026).
Sejumlah kebijakan pemerintah yang menjadi sentimen pasar antara lain adalah Presiden Prabowo yang menginstruksikan kenaikan limit investasi dana pensiun dan asuransi menjadi 20% dari sebelumnya 8%. Pemerintah juga berencana mempercepat demutualisasi BEI dan meningkatkan free float dari 7,5% menjadi 15% untuk meningkatkan tata kelola dan keterbukaan informasi.
Di sisi lain, Danantara juga membuka opsi untuk menjadi pemegang saham BEI setelah proses demutualisasi selesai. Langkah reformasi dan insentif tersebut diharapkan dapat memperkuat struktur pasar modal Indonesia dalam jangka menengah panjang. Meskipun demikian, Phintraco Sekuritas melihat investor masih akan mencermati perkembangan implementasi kebijakan ke depan.
Sejumlah data ekonomi pekan depan juga akan menyertai pergerakan pasar saham. Sekuritas merinci, pada pekan depan dijadwalkan akan dirilis beberapa indikator ekonomi domestik yang penting, seperti indeks PMI Manufacturing (2/2), neraca perdagangan (2/2), inflasi (2/2), pertumbuhan ekonomi (5/2), serta cadangan devisa dan indeks harga properti (6/2).
Pada perdagangan Senin (2/2/2026), Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG akan bergerak di level resistance 8.600 dan level support 8.150. Jika IHSG mampu bertahan di atas 8.600, sekuritas meramal IHSG berpotensi akan melanjutkan rebound.
"Saham-saham yang dapat diperhatikan pada pekan depan adalah HMSP, TOBA, UNVR, BRIS, BBTN dan GGRM," tandas sekuritas.
___________________
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.