#30 tag 24jam
Memahami Hak Asasi Manusia
Hak Asasi Manusia (HAM) adalah suatu istilah yang ditemui dalam kehidupan sehingga perlindungan hak Asasi bagi individu maupun kelompok penting untuk diketahui.... | Halaman Lengkap [1,001] url asal
#hak-asasi-manusia-ham #hak-anak #hari-ham-sedunia #peduli-ham #kementerian-ham
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 26/11/25 09:41
v/50593/
Giwo RubiantoKetua Umum Indonesian Federation Business Profesional Women
AKHIR-AKHIR ini di media maupun percakapan masyarakat banyak memperhatikan situasi anak Indonesia yang diharapkan dapat mewujudkan sebagai Anak Indonesia Emas pada tahun 2025 bertepatan dengan 100 tahun usia Kemerdekaan Indonesia (1945). Generasi Muda memegang peran penting kunci untuk menjadi pemimpin masa depan yang berdaya saing global melalui semangat gotong royong, integritas dan cinta tanah air.
Akan tetapi, saat ini anak-anak Indonesia umumnya belum aman dari perundungan, kekerasan, pelecehan seksual sehingga anak-anak tidak bisa fokus menatap masa depan yang gemilang.
Sebenarnya sudah banyak instrumen yang disiapkan negara melalui sistem perlindungan dan pendekatan yang menyeluruh dan berkelanjutan dengan adanya Pendidikan Budi Pekerti, Pendidikan Agama, Pendidikan Karakter, Pendidikan Pancasila dan lain sebagainya yang dimuat dalam kurikulum sekolah.
Seharusnya semua itu dapat memperkuat landasan adanya kehadiran negara dan penyadaran masyarakat sebagai bentuk perlindungan pada "Hak-Hak Anak". Karena setiap orang memiliki"Hak dan Kewajiban" sesuai perannya. Dari usia dini anak diajarkan tentang haknya yaitu sesuatu yang benar, apa miliknya, kepunyaannya, kewenangannya, kekuasaannya untuk berbuat sesuatu yang mutlak untuk didapatkan seorang individu sebagai anggota warga negara.
Kewajibannya adalah sesuatu yang diwajibkan dan harus dilaksanakan atau keharusan yang dilakukan ketika berada di suatu tempat, daerah dan negara. Hak tidak dapat dipisahkan dari kewajiban, begitu sebaliknya.
Bagaimana dengan Hak Asasi Manusia?
Hak Asasi Manusia atau HAM adalah suatu istilah yang ditemui dalam kehidupan sehingga perlindungan hak Asasi bagi individu maupun kelompok penting untuk diketahui. Dalam beberapa istilah bahasa Hak Asasi Manusia merupakan terjemahan dari istilah "droits de I'homme (bahasa Perancis), "human rights (bahasa Inggris), "menselijke recten" (bahasa Belanda).
Hal tersebut merupakan hak yang melekat pada manusia sebagai insan ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, atau hak hak dasar yang prinsip sebagai anugerah Tuhan sebab hak hak itu manusia bersifat luhur dan suci (Sjafg A. Mughni, 2007). Maka dapat disimpulkan bahwa HAM merupakan hak alamiah (hak sesuai kodrat manusia) yang melekat pada diri manusia sejak dilahirkan yakni hak atas hidup, hak kebebasan dan hak milik.
Pada tahun 1947 Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) membentuk Komisi Hak Asasi Manusia dan pada tanggal 10 Desember 1948 sidang umum PBB yang diselenggarakan di Istana Chaillot, Paris menerima hasil kerja panitia tersebut. Hasilnya berupa Universal Declaration of Human Rights atau Pernyataan Sedunia tentang Hak-hak Asasi Manusia yang terdiri dari 30 pasal.
Pada tahun 1958 PBB mengesahkan Deklarasi Hak - Hak Anak yang diadopsi dari Declaration of the Chlid, sebuah dokumen penting yang menegakkan komitmen global terhadap perlindungan dan kesejahteraan anak. Bahwa setiap anak berhak atas perlindungan, pendidikan, kesehatan serta kesempatan berkembang tanpa diskriminasi.
Indonesia telah mengupayakan ratifikasi Konvensi mengenai Penghapusan segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan atau dikenal sebagai Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination against Women (CEDAW) melalui Undang Undang nomor 7 tahun 1984 artinya telah lebih 4 dekade. Hal ini memperlihatkan betapa pentingnya dan seriusnya pemerintah dan masyarakat terhadap diskriminasi.
Terbitnya Undang Undang nomor 12 tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) adalah salah satu keberhasilan Indonesia dalam usaha penghapusan segala macam diskriminasi terhadap kaum perempuan. Juga mengacu pada Undang Undang Perlindungan Anak yang mencakup kekerasan fisik, kekerasan psikis (emosional), kekerasan seksual, kekerasan dalam bentuk penelantaran, eksploitasi.
Declaration of Human Right atau Pernyataan Sedunia tentang Hak Asasi Manusia tahun 1958 yang diadopsi dari Declaration of the Child tahun 1984 menjadi fondasi bagi lahirnya Conversation on the Rights of the Children (CRC) pada tahun 1989.
Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia bersumber dan bermuara pada "Pancasila". Artinya HAM mendapat jaminan kuat dari falsafah bangsa yakni Pancasila. Dalam Undang Undang Nomor 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia, setiap anak berhak mendapatkan perlindungan dari orang tua, keluarga, masyarakat dan negara.
Hak anak adalah Hak Asasi Manusia adalah hak-hak fundamental yang yang melekat pada semua manusia, bersifat universal, tidak dapat dicabut dan tidak dapat diganggu gugat, mencakup hak untuk hidup, kebebasan, pendidikan serta hak-hak sosial, ekonomi, budaya.
Hak Asasi Manusia tidak diberikan oleh negara melainkan anugerah kodrati yang harus dihormati, dijunjung tinggi dan dilindungi oleh negara, hukum, pemerintah, dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia. Setiap orang berhak atas kebebasan berekspresi, hak ini mencakup kebebasan untuk mencari dan menerima dan menyampaikan informasi serta gagasan - gagasan apapun sesuai pilihannya
Kerjasama Hak Asasi Manusia
Kementerian Hak Asasi Manusia disingkat Kementerian HAM atau KemenHAM adalah salah satu Kementerian dalam pemerintahan Indonesia yang membidangi urusan hak asasi manusia serta dibawah dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden Republik Indonesia.
Dengan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia berubah menjadi Kementerian HAM membuat masyarakat lebih perhatian. Sehingga semula ada kejadian perundungan, pelecehan, penyiksaan, penghinaan sampai kepada pembunuhan masih dianggap biasa.
Sekarang sudah berbalik masyarakat serius memperhatikan adanya meningkatkan kejadian perundungan dan kekerasan baik yang terjadi di sekolah atau di perguruan tinggi atau di lingkungan masyarakat. Wajar bila akhirnya kesimpulan masyarakat menyalahkan dunia pendidikan yang ujung-ujungnya kurikulum yang menjadi sasaran.
Disisi lain pemerintah sedang berbenah di semua lini pelanggaran HAM ketika hak hak yang diakui secara universal dan dilindungi oleh hukum dilanggar oleh individu atau kelompok seperti hak asasi pribadi, hak asasi ekonomi hak asasi politik, hak asasi sosial dan kebudayaan, hak asasi untuk mendapatkan perlakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan, serta hak asasi manusia untuk mendapatkan perlakuan tatacara peradilan dan perlindungan.
Adanya Sosialisasi tentang Hak Asasi Manusia kerjasama antara Kementerian HAM dengan lembaga pendidikan dan organisasi kemasyarakatan semakin nyata bahwa HAM dapat membangun kesadaran dan mengedukasi orang lain. Mulai dari diri sendiri dengan memahami hak haknya dalam kehidupan, kebebasan berpendapat, menginspirasi orang lain dan mendukung gerakan yang positif dan tentunya semua orang harus berani bersuara jika melihat pelanggaran HAM seperti perundungan, diskriminasi dan lain - lain yang menurut PBB ada 30 macam pelanggaran HAM.
Melalui Sosialisasi Penguatan kepastian HAM adalah langkah awal untuk kemudian bertindak secara bertanggung jawab dan berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang menghormati martabat dan kebebasan bagi semua orang. Hal itu membantu pengawasan terhadap upaya penegakan HAM oleh pemerintah dan institusi lain, berbagi pengetahuan tentang HAM kepada orang lain melalui berbagai cara. Di antaranya seperti menulis artikel, poster atau diskusi untuk meningkatkan kesadaran kolektif pentingnya memahami dan menerapkan HAM.
Tokoh Papua: Program Presiden Prabowo Perkuat Perlindungan HAM Berikan Rasa Aman
Tokoh Masyarakat Papua Imanuel Nerotou menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap langkah pemerintah dalam memperkuat perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia,... | Halaman Lengkap [700] url asal
#konflik-papua #peduli-ham #tokoh-papua #presiden-prabowo-subianto #makan-bergizi-gratis
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 24/11/25 06:50
v/47553/
JAKARTA - Tokoh Masyarakat Papua Imanuel Nerotou menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap langkah pemerintah dalam memperkuat perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia, khususnya di wilayah Papua. Berbagai kebijakan yang dikeluarkan pemerintah saat ini mulai memberikan rasa aman bagi masyarakat di tingkat kampung.Imanuel menilai beberapa tahun terakhir masyarakat Papua menghadapi berbagai bentuk kekerasan di sejumlah daerah. Namun, kini Imanuel melihat situasi mulai berubah secara bertahap seiring dengan semakin kuatnya perhatian pemerintah terhadap isu HAM.
“Kami sangat mengapresiasi program pemerintah terutama di bidang HAM. Akhir-akhir ini terjadi kekerasan di mana-mana, lebih khususnya kami di Tanah Papua, yang kami mulai merasakan mulai terkikis dengan kekerasan-kekerasan yang terjadi di daerah tertentu lebih khusus di Tanah Papua,” ujarnya di Kabupaten Jayapura, Senin (24/11/2025).
Imanuel menambahkan, kebijakan pemerintah terkait HAM dinilai sangat penting untuk melindungi masyarakat kecil yang selama ini sering menjadi korban dari berbagai tindakan melanggar hukum. Imanuel menilai pendekatan pemerintah yang semakin tegas terhadap pelanggaran HAM membawa harapan baru bagi warga Papua.
“Jadi program pemerintah menyangkut HAM kami sangat mengapresiasi untuk melihat hal yang banyak merugikan masyarakat kecil. Kami sangat berterima kasih atas pimpinan Bapak Prabowo yang sudah melihat bagian ini,” tegasnya.
Imanuel menyampaikan apresiasi tinggi kepada pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai berbagai program yang dicanangkan pemerintah saat ini benar-benar mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya masyarakat di Tanah Papua.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Prabowo sebagai Presiden Republik Indonesia yang sudah mencanangkan program-program yang benar-benar menyentuh rakyat di seluruh Indonesia, terutama kami yang berada di Tanah Papua,” ujarnya.
Salah satu hal yang paling diapresiasi masyarakat Papua adalah langkah pemerintah dalam memberantas praktik korupsi dan mafia anggaran. Imanuel menilai masalah tersebut selama ini membuat dana yang digelontorkan pemerintah pusat untuk Papua tidak sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat kecil.
“Kami sangat bangga karena Bapak Prabowo mulai memberantas hal-hal itu. Bagi kami orang Papua, khususnya di Tanah Merah, ini sangat berarti. Kami sangat mengapresiasi program pemerintah terutama di bidang HAM, akhir-akhir ini terjadi kekerasan di mana-dimana lebih khususya kami di Tanah Papua, yang kami mulai merasakan mulai terkikis dengan kekerasan-kekerasan yang terjadi di daerah tertentu lebih khusus di Tanah Papua.
Jadi program pemerintah menyangkut HAM kami sangat mengapresiasi untuk melihat hal yang banyak merugikan masyarakat kecil, kami sangat berterimakasih atas pimpinan Bapak Prabowo yang sudah melihat bagian ini, terutama memberantas korupsi bahkan tindakan-tindakan anarkis sampai dengan kekerasan di dalam rumah tangga, kami sangat mengapresiasi program pemerintah.
Imanuel juga menilai kebijakan pemerintah saat ini mulai menjawab berbagai keluhan masyarakat Papua yang selama ini kesulitan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Imanuel menyebut, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak-anak menjadi salah satu bantuan yang langsung terasa manfaatnya.
“Anak-anak kami mulai mendapatkan makan bergizi gratis. Ini luar biasa karena sangat mengurangi beban kami sebagai orang tua,” tuturnya.
Selain itu, pembangunan infrastruktur yang selama ini tertunda juga mulai terlihat kemajuannya. Menurut Imanuel, jalan-jalan menuju daerah terpencil sudah mulai dibangun, sementara akses masyarakat pesisir juga semakin terbuka berkat bantuan perahu bermesin (johnson) yang diberikan pemerintah.
“Dulu kami yang tinggal di pesisir harus kesulitan mencari perahu untuk menyeberang ke kota. Sekarang, dengan bantuan perahu dan mesin dari pemerintah, kami bisa beraktivitas lebih mudah,” katanya.
Warga juga mulai merasakan dampak ekonomi dari pembangunan tersebut. Akses jalan yang lebih baik memudahkan masyarakat membawa hasil bumi untuk dijual ke pasar. Program bantuan perumahan juga mulai berjalan di berbagai kampung.
“Kami dulu hidup di daerah yang orang bilang kumuh, tetapi sekarang bantuan rumah mulai bergulir. Kami sangat berterima kasih,” pungkasnya.
Imanuel berharap agar program-program yang telah berjalan tidak terhenti dan tetap dilanjutkan setiap tahun. Menurutnya, masyarakat Papua sudah merasakan perubahan positif meski masa pemerintahan Presiden Prabowo baru berjalan sebentar.
“Awalnya kami pikir kebijakan beliau akan terasa keras karena latar belakang militernya. Tapi setelah beberapa hari dan minggu, kami melihat hasilnya sangat positif,” tandas Imanuel.
Imanuel menegaskan masyarakat Tanah Merah dan banyak warga Papua lainnya mendukung penuh program pemerintah saat ini.
“Jika Bapak Prabowo terus bekerja dengan baik dan programnya tetap menyentuh rakyat, tentu akan ada kepercayaan publik untuk dua periode. Kami melihat beliau bukan hanya berbicara di podium, tetapi juga turun langsung ke lapangan. Kami sangat mengapresiasi tindakan dan kebijakan beliau,” tuturnya.
#50 tag sepekan
Warning: file_get_contents(http://ekbis.blog/adminv2/tag7day.json): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found
in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 54
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56