Bisnis.com, BALIKPAPAN — Pemkot Balikpapan menyiapkan lahan seluas 10 hektare untuk dibangun menjadi depo kontainer sekaligus kantong parkir kendaraan berat. Langkah ini sebagai respons keberadaan deretan truk besar yang kerap parkir di bahu jalan di kawasan SPBU Km 15 Balikpapan Utara yang memicu kemacetan.
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud menyatakan lahan yang akan digunakan merupakan milik Pemerintah Kota, berlokasi di koridor Km 5 hingga Km 13.
Kawasan itu diproyeksikan sebagai area parkir terpadu sekaligus depo kontainer guna memecah konsentrasi kendaraan berat yang selama ini bertumpuk di sekitar SPBU Km 15.
"Nanti akan dibangun area parkir dan depo kontainer di lahan milik Pemkot. Tujuannya untuk memecah kemacetan dan mengantisipasi truk-truk besar yang selama ini parkir di sekitar SPBU Km 15," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (19/6/2026).
Rahmad mengakui bahwa wacana pembangunan ini telah bergulir sejak beberapa tahun lalu, namun terus tersandung oleh keterbatasan fiskal daerah. Kondisi anggaran yang sedang defisit menjadi tembok penghalang utama.
Pemkot untuk sementara hanya menargetkan tahap land clearing atau pembukaan lahan pada tahun ini, sembari menunggu ruang fiskal yang lebih memadai.
"Harusnya tahun ini sudah mulai dibangun, tetapi karena kondisi anggaran yang mengalami defisit, kami akan melihat perkembangannya terlebih dahulu," ungkapnya.
Untuk mempercepat realisasi, Pemkot membuka opsi pendanaan dari APBN maupun APBD pada tahun anggaran mendatang.
Rahmad optimistis proyek ini dapat selesai paling lambat tahun depan. "Insyaallah tahun depan persoalan parkir truk bisa selesai karena sudah ada lokasi khusus yang disiapkan," tegasnya.
Dia menuturkan proyek ini juga menyentuh isu keselamatan yang selama ini luput dari penanganan serius. Parkir kendaraan berat di badan jalan terbukti menjadi faktor pemicu kecelakaan berulang di kawasan SPBU Km 15.
"Kami juga memikirkan aspek keselamatan. Di kawasan depan SPBU Km 15 itu sudah banyak korban kecelakaan. Karena itu perlu ada solusi agar truk tidak lagi parkir di lokasi tersebut," pungkasnya.