Bisnis.com, JAKARTA — PT Mandiri Utama Finance (MUF) mencatat rasioNon-Performing Financing(NPF) pada level 1,30% per Januari 2026. Posisi tersebut membaik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 1,36%.
Direktur sekaligus Plt. Direktur Utama MUF, Dapot Parasian S. Sinaga, mengatakan bahwa capaian tersebut menunjukkan efektivitas penguatan manajemen risiko serta kesiapan perusahaan dalam mengantisipasi dinamika pasca Lebaran.
Adapun, untuk menjaga NPF tetap berada di level terjaga, Dapot merincikan setidaknya ada beberapa faktor yang diperhatikan.Pertama, berkenaan segmentasi atau bauran portofolio (mix portfolio), yakni komposisi antara pembiayaan yang bersifatbankabledannon-bankable.
"Yangkedua,ya, disiplin sebenarnya. Disiplin akuisisi dengan berbagai … kami punyaunderwritingmacam-macam kan, ya disiplin akuisisiunderwriting-nya," ujarnya beberapa waktu lalu, dikutip pada Senin (16/3/2026).
Selain kedua hal tersebut, Dapot turut menyoroti pentingnya penguatan fungsicollectionmelalui penagihanyang disiplin, mulai dari pengingat (reminder) hingga proses penarikan. Baginya, upaya itu perlu dilakukan bersamaan, sehingga NPF bisa terjaga dengan baik.
“Jadi, survei nasabahnya yang benar, ngecekin nasabahnya yang benar, dan seterusnya. Kemudian yangketigayahandling account-nya itu tadi, mulai daricollection-nya yang disiplin,” ucapnya.
Lebih lanjut, dia menyampaikan perusahaan juga akan lebih selektif dalam menyalurkan pembiayaan di luarcaptive marketdengan mempertimbangkan tingkat risiko di masing-masing segmen.
Dapot menyebut segmen yang secara natural memiliki profil risiko lebih rendah akan melalui proses seleksi yang lebih ringan, sedangkan segmen dengan risiko inheren lebih tinggi akan diseleksi lebih ketat.
“Jadi sebenernya pasti dalam segala hal kan tidak adasingle factor,ya. Tidak ada faktor tunggal yang membuat bagus apa gitu, pasti faktor-faktornya ya, banyak faktor lah,” sebutnya.
Oleh sebab itu, dengan strategi ekspansi yang selektif, penguatan sinergi, serta fokus pada pembiayaan berkelanjutan dan sektor produktif, MUF optimistis dapat menjaga pertumbuhan yang sehat sepanjang 2026.