Bisnis.com, SAMARINDA — Gelombang kunjungan masyarakat ke Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) melonjak drastis selama libur Lebaran 2026.
Hingga Selasa (24/3/2026), tercatat 30.544 kendaraan membawa 143.126 pengunjung memasuki kawasan yang tengah bersolek menjadi pusat pemerintahan masa depan tersebut.
Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik, Troy Pantouw menyatakan antusiasme publik untuk menyaksikan langsung perkembangan IKN terus menanjak sepanjang periode cuti bersama Idulfitri.
"Hingga hari Selasa, 24 Maret 2026, jumlah kendaraan yang memasuki kawasan IKN tercatat mencapai 30.544 kendaraan dengan jumlah pengunjung sebanyak 143.126 orang," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (25/3/2026).
Dia merinci, mayoritas pengunjung IKN adalah warga negara Indonesia. "Kebanyakan pengunjung dari Indonesia dari berbagai wilayah.
Jumlahnya per hari bervariasi mulai dari 8000 orang sampai 65.000 per hari selama periode liburan Nyepi dan Idul Fitri," terangnya.
Pria yang juga menjabat sebagai Juru Bicara Otorita IKN ini mengungkapkan pengelola IKN telah menyiapkan beragam fasilitas di kawasan tersebut.
Di sepanjang Plaza Seremoni Kawasan Pusat Pemerintahan, pengunjung dapat menemukan restoran, kafe, mini market, hingga tenda dan kedai UMKM yang menyajikan beragam kuliner.
Nusantara Park menghadirkan panggung hiburan dengan pertunjukan musik dan tarian sepanjang sore hingga petang.
Sementara itu, gedung Sentra Massa menampung Nusantara Information Center yang dilengkapi mini teater, pusat kendali mini dengan monitor cuaca dan lalu lintas, maket bangunan, photo booth, pameran UMKM, hingga robot interaktif pembagi brosur.
Bagi pengunjung keluarga, tersedia permainan tradisional seperti engrang, lomba bakiak, dan gobak sodor di area amphitheater depan Sentra Massa yang berhadapan langsung dengan Istana Negara IKN.
Pengunjung juga dapat berfoto di area glamping, yaitu jembatan kaca yang menawarkan pemandangan dari atas bukit, serta menikmati suasana asri di kawasan Embung MBH.
Selain itu, Plaza Bhinneka di depan kantor Otorita IKN menjadi daya tarik tersendiri dengan kehadiran patung Bung Karno dan Bung Hatta, serta penanda Titik Nol sebagai simbol penyatuan tanah dan air saat pencanangan IKN pada 14 Maret 2022.
Bagi pengunjung yang ingin bermalam, tersedia Hotel Swissotel dan Hotel Qubika yang juga menyelenggarakan berbagai acara.
Troy melanjutkan, kawasan Sepaku menawarkan pilihan tempat makan, penginapan, toko serba ada, hingga pasar tradisional.
Destinasi wisata di sekitar IKN seperti Goa Tapak Raja dan Air Terjun Tembinus turut menjadi alternatif jelajah bagi wisatawan.
Sementara itu, Pilar Istana Negara IKN menjadi ikon utama dengan ketentuan pengunjung mengenakan sepatu, berpakaian tertutup, dan hanya diperbolehkan hingga pukul 17.00 WITA.
Akses menuju IKN dari Balikpapan melalui jalan tol dibuka mulai pukul 06.00 hingga 17.00 WITA.
Pengunjung dapat menikmati suasana di sekitar Plaza Seremoni hingga pukul 21.00 WITA setiap harinya.
Dia mengungkapkan bahwa kelengkapan fasilitas merupakan bagian dari upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Dengan semakin lengkapnya fasilitas yang tersedia, kami ingin memastikan masyarakat dapat menikmati kunjungan ke IKN dengan nyaman, aman, dan berkesan. Tidak hanya sebagai pusat pemerintahan masa depan, IKN juga kami hadirkan sebagai ruang publik yang inklusif dan edukatif bagi seluruh lapisan masyarakat," ungkapnya.
Salah satu wisatawan mancanegara asal Taiwan, Snow mengungkapkan kekagumannya terhadap Nusantara dan bahkan menyatakan harapan untuk bermukim di sana.
"Saya melihat di sini banyak sekali perayaan Idul Fitri. Saya ingin sekali pindah ke sini ketika Nusantara sudah benar-benar menjadi Ibu Kota Negara," ungkapnya.
Florensia, warga Banjarmasin, mengaku terkesan dengan konsep pembangunan berkelanjutan di Nusantara.
"Ketika masuk ke IKN, saya sangat kagum karena bangunannya green building semua, rasanya seperti tidak lagi berada di Kalimantan karena sangat eco-friendly. Semoga IKN terus berkembang dan tidak kalah dengan kota-kota di Pulau Jawa," katanya.
Adapun, seluruh pengunjung diimbau untuk menjaga ketertiban dan kebersihan selama berada di kawasan IKN agar kenyamanan bersama dapat terus terjaga.
Pengunjung diminta untuk tidak menginjak rumput, tanaman, maupun memetik bunga, serta tidak merusak area hijau termasuk pepohonan dan tumbuhan lain di sekitar Plaza Seremoni maupun di lokasi lainnya.
Selain itu, pengunjung juga diharapkan tidak merusak fasilitas dan perangkat yang tersedia di kawasan IKN.