Bisnis.com, JAKARTA – Lembaga pemeringkat internasional, Fitch Ratings, menetapkan Peringkat Nasional Jangka Panjang PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) menjadi AA (Idn) dengan Outlook Stabil. Lembaga tersebut juga menyematkan rating AA untuk Obligasi Berkelanjutan I Bank Mandiri Taspen Tahap II Tahun 2021 Seri B senilai Rp1,20 triliun.
Berdasarkan laporan Fitch, Peringkat Nasional Jangka Panjang Bank Mantap didorong oleh ekspektasi Fitch terhadap dukungan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) selaku perusahaan induk yang menggenggam 51% saham Bank Mantap.
“Peringkat Bank Mantap dikaitkan dengan Peringkat Viabilitas (VR) induk perusahaannya, karena kami yakin dukungan luar biasa akan datang dari sumber daya keuangan internal Mandiri,” tulis Fitch dalam laporannya, dikutip Selasa (28/10/2025).
Fitch meyakini, dukungan Bank Mandiri terhadap anak perusahaan perbankannya kemungkinan besar akan diizinkan oleh regulator. Pihaknya berpendapat bahwa ukuran Bank Mantap yang relatif kecil dibandingkan induknya, dengan aset sebesar 2,6% dari total grup pada akhir semester I/2025, tidak membatasi kemampuan bank dengan logo pita emas itu untuk memberikan dukungan.
Selain itu, Fitch menilai Bank Mantap sebagai anak perusahaan yang penting secara strategis bagi Bank Mandiri lantaran perannya dalam melayani bisnis pinjaman pensiun yang menguntungkan.
“Segmen pinjaman ini merupakan bisnis yang cukup besar dan menarik bagi Mandiri karena imbal hasil yang disesuaikan dengan risikonya yang tinggi, dan kami berharap hal ini akan berkelanjutan,” tutur lembaga tersebut.
Di sisi lain, program utang Bank Mantap dan obligasi yang diterbitkan di bawah program tersebut mendapat peringkat yang sama dengan Peringkat Nasional Jangka Panjang bank itu menurut kriteria Fitch.
Fitch menuturkan, hal ini lantaran instrumen tersebut mewakili kewajiban langsung dan senior bank dan memiliki peringkat yang sama dengan semua kewajiban seniornya.
Indonesia juga belum memiliki kerangka penyelesaian (resolution framework) yang canggih, dan menurut Fitch, kewajiban ini memiliki prospek pemulihan yang rata-rata.
Sebagai informasi, Peringkat Nasional Jangka Panjang ‘AA’ menunjukkan ekspektasi risiko gagal bayar yang sangat rendah dibandingkan dengan penerbit atau obligasi lain di negara atau serikat moneter yang sama. Risiko gagal bayar yang melekat hanya sedikit berbeda dari risiko gagal bayar yang melekat pada penerbit atau obligasi dengan peringkat tertinggi di negara tersebut.