Bisnis.com, JAKARTA - Libur akhir tahun 2025 bisa menjadi momentum bagi Teman UMKM, khususnya UMKM di daerah untuk meningkatkan penjualan. Salah satu faktor pendorongnya adalah meningkatnya perputaran uang yang diestimasi akan terjadi di libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Menurut Survei Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, jumlah pemudik Nataru tahun ini diproyeksi akan mencapai 119,5 juta orang. Jumlah itu naik 2,71 persen dibanding tahun lalu.
Dari survei ini, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengestimasi, apabila satu keluarga beranggotakan empat orang maka akan ada 29,87 juta keluarga yang akan mudik di libur Nataru. Jumlah perputaran uangnya akan mencapai Rp 107,56 triliun apabila satu keluarga rata-rata membawa bekal uang sebesar Rp 3,6 juta.
Dengan perputaran uang sebanyak itu, UMKM memiliki peluang yang sangat besar untuk meningkatkan penjualannya. Apalagi, selama liburan akhir tahun, lebih dari 50 persen responden Indonesia menyatakan "lebih suka mencoba produk dari brand lokal". Temuan ini diungkap dalam laporan McKinsey SEA Consumer Pulse 2024. Tentu saja, ini menjadi momen yang tepat bagi UMKM untuk meningkatkan penjualan, termasuk memperluas basis pelanggannya.
Berikut langkah tepat yang perlu dilakukan agar penjualan meningkat:
1. Hadirkan Pengalaman Yang Baik
Pengusaha UMKM perlu menghadirkan pengalaman yang baik agar konsumen terdorong membeli produkmu, termasuk dalam memberikan harga, pelayanan, kepraktisan dan kenyamanan. Terlebih, saat ini konsumen sudah sangat aktif dalam memberikan ulasannya, baik positif maupun negatif. Satu ulasan buruk bisa berdampak besar terhadap keberlanjutan usahamu.
2. Ciptakan Kemasan Semenarik Mungkin
NielsenIQ Indonesia pernah menyampaikan sebuah studi (2025) bahwa konsumen Indonesia rela membayar lebih mahal untuk membeli produk UMKM jika kemasannya terlihat premium, layanan pelanggan cepat dan sopan, penjual memberikan sentuhan personal, dan proses pengiriman jelas.
3. Konsisten Jaga Kualitas
Meningkatnya pesanan terkadang menjadi pisau bermata dua buat UMKM. Di satu sisi bisa meningkatkan omzet. Namun, di sisi lain bisa membuat pengusaha UMKM kewalahan dan berimbas pada turunnya kualitas produk. Padahal, reputasi sangat menentukan keberlanjutan usaha.
4. Jaga Kebersihan dan Patuhi Aturan
Sebagai pengalaman tambahan di saat mudik, terkadang ada saja dari konsumen yang ingin melihat langsung proses produksi. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga kebersihan. Apalagi jika kamu menawarkan produk makanan. Selain itu, kamu juga perlu patuh terhadap berbagai aturan, termasuk aturan tentang mencantumkan masa kedaluarsa di produkmu, sesuai dengan aturan perlindungan konsumen.