Bisnis.com, JAKARTA— PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) melalui LippoLand membukukan penjualan sekitar 12.000 unit hunian di Park Serpong, Tangerang, Banten, pada 2025. Ke depan, perusahaan juga akan meluncurkan unit komersial berupa ruko.
CEO LippoLand David Iman Santosa mengatakan hingga akhir 2025, lebih dari 12.000 unit hunian Park Serpong telah terjual. Hal itu mencerminkan tingginya minat masyarakat untuk tinggal dan berinvestasi di kawasan ini.
“Seiring dengan pesatnya perkembangan kawasan Tangerang, khususnya di koridor Serpong dan sekitarnya yang kini tumbuh sebagai pusat hunian dan aktivitas ekonomi baru, berbagai kawasan township terus menunjukkan peningkatan yang signifikan,” jelasnya dalam siaran pers, Selasa (7/4/2026).
Pertumbuhan infrastruktur, aksesibilitas, serta kehadiran pusat komersial dan pendidikan menjadikan wilayah ini semakin diminati sebagai tempat tinggal maupun investasi. Dalam konteks perkembangan tersebut, Park Serpong turut menjadi bagian dari ekspansi pasar yang bergerak ke arah barat Tangerang.
Seiring berjalannya waktu, Park Serpong terus menunjukkan perkembangan yang semakin pesat. Bertambahnya jumlah penghuni dan meningkatnya aktivitas di dalam kawasan menjadikan Park Serpong semakin hidup sebagai sebuah komunitas.
Dinamika ini tentu saja menciptakan peluang besar bagi berbagai jenis usaha, mulai dari kuliner, jasa, hingga bisnis ritel yang melayani kebutuhan sehari-hari warga. Melihat potensi tersebut, LippoLand resmi menghadirkan dua produk komersial, The Hive Teraza Parkhills Boulevard dan Soho Treetops Parkview Drive.
Properti berupa ruko dengan konsep modern yang dirancang tidak hanya sebagai tempat usaha, akan tetapi memiliki fleksibilitas fungsi untuk mendukung berbagai jenis bisnis. Dua produk komersial terbaru ini terletak di dua titik strategis kawasan komersial Park Serpong.
Unit tersebut dilengkapi alfresco area di lantai 1 yang sangat cocok untuk bisnis kuliner atau kafe yang mengandalkan konsep ruang terbuka. Sementara itu, di lantai atas, terdapat roof terrace pada lantai 3 yang dapat dimanfaatkan sebagai area outdoor tambahan untuk memperkaya pengalaman pelanggan.
David Iman Santosa menambahkan, penguatan konektivitas kawasan juga turut menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan Park Serpong. Saat ini, kawasan ini didukung oleh kehadiran dua akses baru, yaitu koneksi menuju Gading Serpong melalui Symphonia/Danau Melody serta akses menuju Jalan Diklat Pemda yang mengarah ke Curug–Karawaci.
“Kehadiran akses baru ini memberikan dampak signifikan, mulai dari waktu tempuh yang lebih singkat ke pusat perbelanjaan dan kawasan bisnis, tersedianya alternatif jalur untuk menghindari kepadatan di area Legok, hingga potensi peningkatan nilai properti di dalam kawasan,” jelasnya.
LippoLand terus memperkuat Park Serpong dengan berbagai fasilitas penunjang gaya hidup modern dan berkualitas. LippoLand bersama Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH) telah resmi meluncurkan Lentera National – Park Serpong, sekolah K–12 (TK–SMA) yang dijadwalkan mulai beroperasi pada Juli 2026.
Sekolah ini dirancang untuk menampung hingga 1.500 siswa dan akan dikembangkan dalam tiga tahap, lengkap dengan ruang kelas modern, laboratorium sains dan komputer, fasilitas seni dan olahraga, serta ruang ibadah dan komunitas.
Selain itu, kebutuhan gaya hidup penghuni (CityZen) Park Serpong juga didukung dengan kehadiran Park Serpong Beach Club, fmx minimarket, serta berbagai tenant kuliner yang akan segera hadir, seperti Nasi Kapau Pangeran Mudo, Solaria, dan lainnya.