Bisnis.com, JAKARTA — Meta sedang mengembangkan fitur pesan terjadwal secara internal pada aplikasi WhatsApp untuk tingkatkan efisiensi komunikasi pengguna.
Fitur Scheduled Messages ini memungkinkan pengguna perangkat iOS menentukan tanggal serta waktu pengiriman pesan secara spesifik tanpa harus membuka ruang obrolan kembali.
Kehadiran inovasi ini diproyeksikan bakal mempermudah koordinasi profesional dan manajemen pesan bagi basis pengguna masif WhatsApp di seluruh dunia. Pengembangan tersebut merupakan respons terhadap permintaan pasar yang selama ini mengandalkan metode manual atau aplikasi pihak ketiga yang kurang praktis.
Jejak pengembangan alat komunikasi tingkat lanjut ini ditemukan dalam pembaruan TestFlight beta versi 26.7.10.72 untuk sistem operasi iOS.
"Fitur ini masih dalam tahap pengembangan dan belum tersedia untuk pengujian beta," kata laporan WABetaInfo dikutip Selasa (24/02/2026). Berdasarkan data yang dihimpun, proses penjadwalan akan dilakukan secara intuitif melalui antarmuka pengetikan pesan yang tersedia.
Pengguna cukup mengetik pesan yang diinginkan, kemudian memilih jadwal pengiriman yang spesifik. Setelah diatur, aplikasi akan menyimpan pesan tersebut dalam antrean sistem dan menanganinya secara otomatis hingga waktu pengiriman yang telah ditentukan tiba.
Data dari versi beta menunjukkan adanya kompartemen khusus bertajuk Scheduled Messages yang terletak di dalam layar informasi obrolan. Di lokasi ini, pengguna dapat meninjau kembali isi teks atau melakukan manajemen pesan sebelum benar-benar terkirim.
Aspek privasi tetap menjadi prioritas utama dalam pengembangan otomatisasi ini. Jika pengguna menghapus pesan terjadwal sebelum waktu pengiriman, sistem tidak akan mengirimkan notifikasi apa pun kepada calon penerima karena pesan belum mencapai perangkat tujuan.
Rencana integrasi fitur ini dinilai sebagai upaya untuk membawa kontrol penjadwalan dari sektor bisnis ke pengguna reguler. Sejauh ini, kemampuan serupa hanya tersedia secara eksklusif bagi akun bisnis melalui fitur berbayar Business Broadcasts untuk keperluan promosi.
Penyediaan fitur ini bertujuan untuk menutup celah ketertinggalan dengan platform pesaing seperti Telegram dan iMessage. Kedua kompetitor tersebut telah lebih dulu mengadopsi fitur pengingat atau pengiriman penjadwalan dalam layanan mereka.
Meta diperkirakan akan meluncurkan fitur ini terlebih dahulu kepada sekelompok kecil penguji beta terpilih setelah tahap pengembangan internal rampung. Setelah stabilitas sistem terjamin, fitur ini baru akan dirilis secara publik melalui pembaruan aplikasi secara berkala.
Kendati demikian, perusahaan tetap membuka kemungkinan adanya perubahan rencana atau penundaan teknis sebelum versi final dirilis ke pasar global. Hingga saat ini, publik masih menunggu pengumuman resmi mengenai jadwal pasti ketersediaan fitur otomatisasi tersebut.