Bisnis.com, JAKARTA – Penawaran investor dalam lelang Surat Utang Negara (SUN) yang digelar pada Selasa (4/11/2025) mencapai Rp87,49 triliun atau turun dari lelang sebelumnya. Pemerintah mengantongi dana Rp28 triliun dari lelang obligasi negara kali ini.
Berdasarkan pengumuman Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, pemerintah telah melaksanakan lelang SUN dengan menawarkan sembilan seri kepada investor melalui sistem lelang Bank Indonesia.
Lebih terperinci, tiga Surat Perbendaharaan Negara (SPN) dan enam Obligasi Negara (ON). Kesembilan seri SUN dengan mata uang rupiah itu, dilelang untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan APBN 2025.
Diperinci, ketiga seri SPN yang bakal dilelang oleh DJPPR adalah SPN01251206 (New Issuance), SPN12260205 (New Issuance), dan SPN12261105 (New Issuance). Adapun, ketiga seri itu memiliki tingkat kupon diskonto dan memiliki tenor 1 bulan, 3 bulan, dan 12 bulan.
Sementara itu, enam seri Obligasi Negara yang bakal diterbitkan pemerintah antara lain FR0109 (Reopening), FR0108 (Reopening), FR0106 (Reopening), FR0107 (Reopening), FR0102 (Reopening), dan FR0105 (Reopening). Adapun, keenam seri ON menawarkan tingkat kupon mulai dari 5,875% hingga 7,125% per tahun.
“Total penawaran yang masuk sebesar Rp87.494.000.000.000 (Rp87,49 triliun),” tulis pengumuman DJPPR, dikutip Rabu (5/11/2025).
Jumlah itu lebih rendah dari incoming bids dalam lelang SUN pada 21 Oktober 2025 yang menghimpun penawaran investor sebesar Rp117,49 triliun.
Lebih terperinci, penawaran masuk investor (incoming bids) paling besar masuk ke SUN seri FR0108 Rp23,73 triliun, FR0109 Rp20,16 triliun, dan FR0106 Rp17,72 triliun. Selain itu, incoming bids ke SPN1226105 senilai Rp5,88 triliun, FR0102 Rp5,61 triliun, FR0105 Rp5,43 triliun, SPN01251206 Rp4,5 triliun, FR0107 Rp3,18 triliun, dan SPN12260205 senilai Rp1,26 triliun.
“Total nominal yang dimenangkan dari kesembilan seri yang ditawarkan tersebut adalah Rp28 triliun,” tulis DJPPR.
Nilai tersebut lebih besar dari target indikatif senilai Rp23 triliun.
Nilai penawaran masuk investor dalam lelang SUN 2025:
7 Januari 2025 : Rp31,65 triliun
21 Januari 2025 : Rp54,46 triliun
4 Februari 2025 : Rp77 triliun
18 Februari 2025 : Rp84 triliun
4 Maret 2025 : Rp75,78 triliun
18 Maret 2025 : Rp61,75 triliun
22 April 2025 : Rp77,46 triliun
6 Mei 2025 : Rp80,85 triliun
20 Mei 2025 : Rp108,33 triliun
3 Juni 2025 : Rp77,17 triliun
17 Juni 2025 : Rp81,03 triliun
1 Juli 2025 : Rp121,67 triliun
15 Juli 2025: Rp109 triliun
29 Juli 2025: Rp106,52 triliun
12 Agustus 2025: Rp162,32 triliun
26 Agustus 2025: Rp126,01 triliun
9 September 2025: Rp79,55 triliun
23 September 2025: Rp98,46 triliun
7 Oktober 2025: Rp126,15 triliun
21 Oktober 2025: Rp117,49 triliun
4 November 2025: Rp87,49 triliun