Bisnis.com, BALIKPAPAN — Gelombang panas yang melanda Samarinda dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir bukan sekadar anomali cuaca biasa. Kondisi ini merupakan konsekuensi langsung dari fenomena ekuinoks yang menempatkan posisi semu Matahari tepat di atas garis khatulistiwa.
Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Samarinda Fatuh Hidayatullah menyatakan ekuinoks merupakan siklus alamiah yang berulang dua kali setahun, yaitu Maret dan September ketika Matahari berada persis di atas ekuator.
"Selain itu, kondisi cuaca yang relatif cerah dengan tutupan awan yang minim dalam beberapa hari terakhir turut memperkuat peningkatan suhu," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (31/3/2026).
Pengamatan Stasiun Meteorologi APT Pranoto Samarinda memperlihatkan bahwa puncak suhu maksimum mencapai 34 derajat Celsius, atau cukup tinggi bahkan untuk standar wilayah tropis.
Kendati demikian, teriknya cuaca saat ini hanyalah pembuka dari tantangan yang lebih kompleks.
Memasuki akhir April hingga Mei, Kalimantan Timur diperkirakan akan memasuki periode pancaroba atau masa peralihan yang kerap memicu cuaca ekstrem.
"Di musim peralihan, pertumbuhan awan konvektif cukup signifikan akibat pemanasan yang tinggi sejak pagi hingga siang hari. Hal ini berpotensi memicu hujan lebat berdurasi singkat pada sore hingga malam hari, yang seringkali disertai angin kencang," terang Fatuh.
Selain itu, BMKG juga memberikan klarifikasi terkait definisi angin kencang yang sering kali disalahpahami sebagai puting beliung. Angin baru dikategorikan kencang apabila kecepatannya melampaui 25 knot atau sekitar 45 kilometer per jam.
Sementara puting beliung memiliki karakteristik khas berupa pusaran angin yang terlihat jelas, bukan sekadar embusan keras.
Dia pun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan sekaligus menjaga daya tahan tubuh.
Paparan panas berlebihan maupun perubahan cuaca mendadak dapat memicu kelelahan, pusing, hingga melemahnya sistem imun yang membuat tubuh rentan terserang influenza dan penyakit pernapasan lainnya, khususnya bagi mereka yang sering beraktivitas di luar ruangan.