Bisnis.com, BANDUNG—Telkomsel proyeksikan terjadi peningkatan penggunaan data hingga 15,7% pada momen Ramadan dan Idulfitri tahun ini.
General Manager Mobile Consumer Business Region Jawa Barat Anandoz Bangsawan menjelaskan, proyeksi itu akan didukung dengan 11 posko siaga uang akan mendukung keandalan sinyal di titik yang berpotensi terjadi kerumunan.
“Termasuk di waktu-waktu yang peak, karena sekarang kan aktivitas juga terjadi di dini hari orang-orang pada sahur,” ungkap dia kepada Bisnis, belum lama ini.
Ia menjelaskan, keunggulan dari Telkomsel sendiri adalah konektivitasnya yang merata hingga ke daerah-daerah terjauh dari pusat kota di Jawa Barat.
Salah satunya adalah kekuatan sinyal di daerah Priangan Timur yang jaraknya ratusan kilometer dari pusat kota Jawa Barat. Di sana, pada saat momen Ramadan dan Idulfitri kerap terjadi lonjakkan penggunaan data karena arus mudik dan balik.
“Belum lagi kawasan wisatanya di sana pasti banyak dikunjungi,” jelasnya.
Selain momen Ramadan dan Lebaran, sebenarnya kawasan Priangan Timur yang berada di bawah Branch Tasikmalaya ini menjadi tulang punggung kinerja Region Jawa Barat yang menyumbang market share hingga 44,9% dengan 3 juta pengguna.
“Telkomsel memiliki cakupan BTS (Base Transceiver Station) yang sangat luas di wilayah Priangan Timur, Jawa Barat, yang meliputi Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran,” jelasnya.
Wilayah ini terus diperkuat dengan teknologi 4G LTE dan mulai menjangkau 5G untuk memenuhi kebutuhan data yang terus meningkat.
Tak sampai di sana, pada momentum Ramadan dan Idulfitri juga, Telkomsel meluncurkan program 2 Program Paket unggulan, yakni Paket Sahur dan Paket Ngabuburit yang bisa mendukung aktivitas pelanggannya.
“Paket setu Sahur dan Seru Ngabuburit adalah paket terbaru dengan masa berlaku sesuai dengan periode jamnya untuk pelanggan Simpati,” jelasnya.
Hal senada diungkapkan General Manager Region Network Operations and Productivity Jawa Barat Danny Agus Triawan. Menurutnya, perusahaan memang sejak awal sudah berinvestasi besar untuk membangun banyak BTS di Priangan Timur.
“Sehingga sekarang di daerah sana Telkomsel jadi pemimpin pasar, karena dari awal kita sudah menyeting infrastruktur yang andal,” ungkapnya.
Meski diakuinya investasi jaringan di sana cukup mahal mengingat kontur pegunungan dan perbukitan, namun hal itu terbayarkan kembali dimana masyarakat di sana bisa menikmati jaringan internet yang lancar dengan menggunakan Telkomsel.
“Memang tantangannya di awal berat, termasuk dalam maintenance. Tapi daerah sana memang menjadi kekuatan kami,” jelasnya.
General Manager Household Consumer Business Region Jawa Barat Putro Dewanto juga menjelaskan, layanan internet rumahan juga terus diperluas dan diperkuat.
Terlebih, saat ini aktivitas perkantoran maupun di rumah hingga pusat keramaian meningkat seiring dengan tren work from anyware atau bekerja dari jarak jauh.
Telkomsel menyediakan beberapa opsi layanan WiFi rumah (household) di wilayah Jawa Barat, mulai dari koneksi fiber optik (IndiHome/Telkomsel One) hingga internet nirkabel (EZnet/Orbit) dengan harga terjangkau.
“Saat ini banyak paket yang memungkinkan setiap rumah terkoneksi internet dengan harga yang terjangkau. Apa lagi sekarang WFH juga sedang banyak dilakukan oleh banyak perusahaan maupun instansi pemerintahan,” jelasnya.
Selain itu, pihaknya juga kini menyasar layanan internet untuk kawasan-kawasan industri di Jawa Barat. Salah satunya di Kawasan Industri di Subang hingga data center yang memang terus berkembang.
“Karena kita juga ada untuk bisnis, kita bangun jaringan internet kuat di kawasan-kawasan yang membutuhkan koneksi internet tinggi,” katanya.