Bisnis.com, JAKARTA — PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) mencatat lonjakan signifikan penggelaran jaringan 5G sepanjang 2025, dari sekitar 975 unit base transceiver station (BTS) atau pemancar perangkat pemancar internet menjadi sekitar 5.300 unit BTS. Artinya, dalam setahun jumlah BTS 5G Telkomsel naik hampir 5 kali lipat.
Transformasi strategi dari cakupan titik (spot coverage) ke continuous coverage melalui kampanye ‘Hyper 5G’ diklaim semakin memperkuat kualitas pengalaman pelanggan.
Di tengah agresivitas ekspansi 5G sejumlah operator lain, termasuk Indosat yang mengoperasikan 6.872 BTS 5G pada 2025, Telkomsel memilih pendekatan bertahap dan terukur dengan fokus pada kualitas layanan dan kesiapan ekosistem.
Vice President Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel Abdullah Fahmi menekankan, strategi bertahap tersebut membuat Telkomsel dapat mengoptimalkan pemanfaatan spektrum yang tersedia sekaligus menjaga kesehatan investasi.
“Dengan ketersediaan spektrum yang berlaku saat ini, kami terus mengoptimalkan adopsi 5G,” kata Fahmi kepada Bisnis pada Kamis (5/3/2026).
Fahmi menambahkan perusahaan juga memastikan teknologi ini memberikan pengalaman yang konsisten terbaik bagi pelanggan, di tengah kondisi makroekonomi yang menantang serta ekosistem perangkat yang masih terus berkembang.
Sepanjang 2025, lanjut dia, Telkomsel telah memperluas cakupan 5G menjadi continuous coverage melalui kampanye Hyper 5G. Telkomsel juga diakui jutaan pengguna sebagai penyedia layanan 5G terbaik dalam 11 metrik jaringan yang dianalisis Opensignal per Desember 2025.
“Kami berkomitmen melanjutkan tren positif ini melalui kolaborasi multi-stakeholder agar manfaat 5G dapat dirasakan oleh masyarakat luas,” tambahnya.
Persaingan penggelaran jaringan 5G berjalan lebih agresif pada 2025 dibandingkan dengan 2024. PT Indosat Tbk. (ISAT) mencatatkan lompatan penggelaran 5G yang signifikan, bahkan melampaui Telkomsel. Sementara itu, PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk. (EXCL) mengklaim telah menyelimuti (blanket coverage) 33 kota dengan jaringan 5G dan berencana memperluasnya ke 88 kota pada tahun ini.
Berdasarkan laporan info memo, dikutip Selasa (17/2/2026), Indosat mengoperasikan 6.872 unit BTS 5G sepanjang 2025. Jumlah itu meningkat tajam dibandingkan dengan 2024 yang hanya tercatat 107 unit BTS 5G.