Bisnis.com, JAKARTA - Falcon Pictures mengumumkan bahwa mereka segera merilis film berjudul Waluh Kukus yang diadaptasi dari thread viral Twitter pada 2021.
“Siap-siap ketemu Yati di bioskop. Waluh Kukus segera!” tulis Falcon di akun Instagramnya.
Unggahan Falcon Pictures pun langsung viral dan menjadi perbincangan hangat di X pada beberapa hari terakhir.
Beberapa netizen mengatakan sudah siap untuk melihat kisah sedih yang membuatnya menangis beberapa tahun lalu.
Netizen lain pun mengatakan bahwa ia tak sabar menanti bagaimana film Waluh Kukus akan dikemas oleh Falcon.
Adapun thread tersebut berkaitan dengan pengalaman pahit nan sedih, yang dialami oleh seorang pengguna Twitter bernama @ainayed.
Cerita Asli Waluh Kukus
Cerita mengenai Waluh Kukus sempat menghebohkan media sosial X karena kisah sedih yang tersimpan di dalamnya.
Pengguna Twitter bernama @ainayed mengaku ia mempunyai pengalaman menyedihkan hingga membuatnya trauma terhadap waluh kukus.
"Aku selalu nangis kalo ingat waluh kukus. Sekarang juga nie ngetik sambil mbrebes mili. Aku cerita yah, kayaknya bakal agak alay. Tapi ini 100% bener, sumpah,” tulis @ainayed di akun Twitternya pada 18 Juli 2021.
Diceritakannya saat itu, ia merupakan anak yang berasal dari keluarga yang pas-pasan. Ibunya mendapatkan waluh atau labu kuning, setelah membantu seseorang panen.
Waluh tersebut ternyata sengaja disimpan oleh sang ibu untuk diberikan sebagai sumbangan tadarusan atau pengajian di musala dekat rumah.
"Terus aku ingat makku ngomong, ‘Alhamdulillah punya waluh, bisa buat nyumbang takjil orang tadarus. Sedih, ndak pernah ngasih apa2 untuk orang ngaji," tulis @ainayed.
Sayangnya, keinginan sang ibu tidak berjalan dengan sempurna...
Link Asli Thread Waluh Kukus Milik @ainayed
Sayangnya, keinginan sang ibu tidak berjalan dengan sempurna. Saat waluh kukus tersebut diberikan untuk sumbangan tadarus, terdapat seorang anak yang mengolok-oloknya.
Anak tersebut bernama Yati. Di mana Yati dengan kencang mengatakan bahwa waluh kukus milik ibu @ainayed tidak layak diberikan kepada orang-orang karena mirip tai.
"Pas sampai di ember waluh kukus makku, dia cuma nyeker-nyeker pake ujung jari kayak orang jijik. Sambil ngomong, ‘Hiii panganan opo iki? Mosok koyok taek ngene dikekno uwong?’ (Hi, makanan apaan nih? Masa bentuk kek tai gini dikasih ke orang?),” tulis @ainayed.
Yati pun menghasut anak-anak lain untuk tidak memakan waluh kukus tersebut. Alhasil, makanan buatan ibu @ainayed pun sepi peminat hingga pulang dengan utuh.
Merasa akan membuat sang ibu kecewa, ia memutuskan untuk memakan sendiri waluh kukus tersebut sampai habis.
"Waluhnya gimana? Hampir utuh seember sampai pulang tadarus jam 9an malam. Akhirnya kubawa pulang lagi. Tapi terus aku ingat makku, yang nahan nggak masak waluh itu sampe 2 bulan demi bisa nyumbang takjil. Ingat makku yang pede waluhnya bakal habis. Jadi, aku makan waluh kukus itu sendirian di samping langgar, di teras rumah orang. Aku makan terus sebanyak-banyaknya. Perut penuh gak peduli, pokoknya kudu kumakan kalau bisa sampai habis," lanjut Thread tersebut.
Dengan perasaan sedih, ia mencoba menghabiskan waluh kukus tersebut. Sayangnya ia muntah setelah tersandung saat berjalan pulang.
Dirinya kemudian menceritakan bahwa ibuknya sumringah karena waluh kukus yang disimpan selama dua bulan dihabiskan oleh anak-anak di musala.
Peristiwa menyedihkan itu kemudian membuat @ainayed enggan memakan waluh kukus lagi.
Link Thread Waluh Kukus Milik @ainayed
Berikut ini link thread milik akun X @ainayed, yang menceritakan kisah sedih tentang waluh kukuh yang membuatnya trauma.
Link thread cerita waluh kukus milik akun X @ainayed. klik di sini.