Bisnis.com, JAKARTA — PT Langgeng Makmur Industri Tbk. (LMPI) berencana melepas aset berupa tanah dan bangunan pabrik di kawasan Daan Mogot, Tangerang, kepada PT Gunacipta Multirasa senilai Rp160 miliar. Dana hasil transaksi bakal digunakan perseroan untuk memperkuat likuiditas dan membayar sebagian utang jangka panjang.
Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan, objek transaksi berupa tanah dan bangunan gudang/pabrik yang berlokasi di Jalan Faliman Jaya No.18, Daan Mogot KM 19, Kota Tangerang, Banten. Aset tersebut memiliki luas tanah 43.722 meter persegi dengan total luas bangunan sekitar 13.150 meter persegi berstatus SHGB atas nama perseroan.
Corporate Secretary LMPI Henri Subiyanto mengatakan perseroan telah menyiapkan rencana penjualan aset tersebut kepada PT Gunacipta Multirasa dengan nilai transaksi mencapai Rp160 miliar.
“Perseroan berkehendak menjual tanah dan bangunan yang terletak di Jalan Faliman Jaya No.18, Daan Mogot KM 19, Kota Tangerang kepada PT Gunacipta Multirasa dengan harga sebesar Rp160.000.000.000,” ujar Henri dalam keterbukaan informasi, Jumat (22/5/2026).
Manajemen menjelaskan transaksi tersebut tergolong material lantaran nilainya melebihi 20% dari total ekuitas perseroan. Bahkan, nilai transaksi tercatat berada di atas 50% ekuitas LMPI berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2025 sehingga memerlukan persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
RUPSLB untuk meminta restu investor atas transaksi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 30 Juni 2026.
Perseroan menegaskan transaksi dilakukan dengan pihak nonafiliasi sehingga tidak termasuk transaksi afiliasi maupun benturan kepentingan sebagaimana diatur dalam POJK No.42/2020.
Menurut manajemen, langkah divestasi aset tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi optimalisasi struktur keuangan perusahaan di tengah kebutuhan memperkuat likuiditas dan efisiensi operasional.
Dana hasil penjualan aset akan difokuskan untuk pelunasan sebagian utang perseroan sehingga diharapkan dapat menurunkan beban bunga pinjaman sekaligus memperbaiki fleksibilitas keuangan perusahaan ke depan.
“Perseroan berupaya melakukan optimalisasi struktur keuangan, khususnya untuk meningkatkan likuiditas Perseroan guna mendukung pemenuhan kewajiban keuangan jangka panjang dan memfokuskan modal kerja pada efisiensi lini produksi yang ada,” tambah Henri.
Selain untuk membayar utang, perseroan juga berharap transaksi tersebut dapat memperkuat kondisi arus kas tanpa memberikan dampak material negatif terhadap kelangsungan usaha.
Adapun PT Gunacipta Multirasa merupakan perusahaan industri makanan dan minuman yang bergerak di bidang pengolahan buah dan sayuran, sirup, kopi, bumbu masak, hingga produk herbal. Perusahaan tersebut berkedudukan di Kota Tangerang dan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan LMPI.
______
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.