Bisnis.com, BALIKPAPAN — Program Business Matching Pembiayaan serta Edukasi dan Literasi Keuangan UMKM (Bima Etam) seri ketujuh berhasil merealisasikan pembiayaan senilai Rp11,86 miliar kepada 160 debitur di Kabupaten Kutai Barat.
Upaya ini dinilai menjadi bukti kolaborasi antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI) Kalimantan Timur, dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dalam memperluas akses permodalan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Kepala OJK Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Parjiman, menyatakan program ini menjadi katalisator bagi pengembangan ekosistem UMKM di wilayah tersebut.
"Sebagai wujud komitmen dalam memperluas akses keuangan bagi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara terus mendorong peningkatan akses pembiayaan yang inklusif," kata Parjiman dalam keterangan resmi, Senin (27/10/2025).
Dia menambahkan, keberhasilan Bima Etam seri ketujuh ini tidak lepas dari konsistensi penyelenggaraan program sejak awal tahun 2025.
Hingga kuartal III/2025, program telah terselenggara dalam 7 seri kegiatan di 5 wilayah yakni Kota Samarinda, Kota Bontang, Kabupaten Berau, Kabupaten Kutai Kartanegara, dan Kabupaten Kutai Barat.
Lebih jauh, program Bima Etam merupakan bagian integral dari upaya perluasan akses keuangan yang telah dirintis melalui berbagai skema pembiayaan.
Di tingkat provinsi, Kalimantan Timur memiliki satu TPAKD tingkat provinsi dan 10 TPAKD tingkat kabupaten/kota yang aktif menjalankan berbagai program pembiayaan alternatif.
Parjiman menyebutkan, program unggulan TPAKD Provinsi Kalimantan Timur, yaitu KURKaltim.com, membukukan hasil positif dengan memfasilitasi pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk 695 debitur dengan total nominal Rp66,45 miliar hingga September 2025.
Tidak kalah penting, beberapa TPAKD tingkat kabupaten/kota juga mengembangkan program serupa dalam format Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir (K/PMR).
TPAKD Kabupaten Kutai Kartanegara, misalnya, menginisiasi Program Kredit Kukar Idaman (KKI) yang telah menyalurkan Rp37,82 miliar kepada 1.827 debitur dari sektor pertanian, perikanan, pengolahan, perdagangan, dan jasa.
Sementara itu, TPAKD Kota Samarinda melalui program Kredit Bertuah (Berusaha, Beruntung, Berkah) telah mendistribusikan Rp12,66 miliar kepada 602 pelaku usaha produktif.
Adapun Parjiman menuturkan pihaknya bersama seluruh mitra strategis berkomitmen untuk melanjutkan penyelenggaraan Bima Etam di kabupaten/kota lainnya sebagai langkah berkelanjutan dalam memperkuat ekosistem UMKM di Benua Etam.