Bisnis.com, SUMATRA - EMP Group menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat di sejumlah wilayah operasi energi perusahaan yang tersebar dari Aceh hingga Sulawesi pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Penyaluran dilakukan di daerah sekitar operasi migas dan energi yang selama ini menjadi penopang aktivitas produksi energi nasional sekaligus bersinggungan langsung dengan kehidupan masyarakat di sekitar wilayah kerja perusahaan.
Program kurban dilaksanakan di berbagai daerah operasi EMP Group, diantaranya Kabupaten Padang Lawas di Sumatera Utara, Kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Pelalawan, dan Indragiri Hulu di Riau, Kabupaten Aceh Utara, Kota Lhokseumawe, Kabupaten Pidie, dan Kabupaten Bireuen di Aceh, hingga Kabupaten Langkat di Sumatera Utara, Kabupaten Sumenep di Jawa Timur, serta Kabupaten Wajo di Sulawesi Selatan.
Sebagian wilayah operasi tersebut berada di daerah dengan akses terbatas dan kondisi geografis yang menantang. Di sejumlah daerah, masyarakat masih menggantungkan aktivitas ekonomi pada sektor perkebunan, pertanian, perikanan, dan usaha tradisional di sekitar wilayah operasi energi.
Salah satu penyaluran hewan kurban dilakukan tim EMP Bentu di Desa Rantau Baru, Kabupaten Pelalawan, Riau. Untuk mencapai lokasi masjid di tengah perkampungan, hewan kurban diangkut menggunakan kendaraan jenis double cabin karena genangan air di jalur menuju lokasi mencapai sekitar 50 sentimeter. Kondisi tersebut membuat kendaraan biasa tidak dapat melintas sehingga distribusi dilakukan menggunakan kendaraan operasional yang mampu melewati akses terendam banjir.
Penyaluran hewan kurban dilakukan bersama pekerja, manajemen perusahaan, mitra kerja, serta masyarakat di sekitar wilayah operasi. Kegiatan itu menjadi bagian dari agenda sosial perusahaan di tengah aktivitas industri hulu migas yang membutuhkan stabilitas operasional dan hubungan sosial yang kondusif dengan masyarakat sekitar.
EMP CSR & Communication Division Manager Iman Soerjasantosa mengatakan momentum Idul Adha menjadi pengingat bahwa keberadaan industri energi tidak hanya berkaitan dengan operasional perusahaan dan penyediaan pasokan energi nasional, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat di sekitar wilayah kerja.
“Melalui kegiatan kurban ini, kami berharap manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekaligus memperkuat hubungan sosial yang selama ini terjalin di sekitar wilayah operasi perusahaan,” menurutnya.
Ia mengatakan sebagian besar wilayah operasi EMP Group berada di daerah yang memiliki tantangan sosial dan geografis tersendiri sehingga perusahaan berupaya menjaga hubungan baik dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Menurutnya, hubungan yang kondusif antara masyarakat dan perusahaan menjadi faktor penting dalam mendukung keberlangsungan operasi industri energi di daerah.