BI Catat Manufaktur Kuartal IV/2025 Naik, Tenaga Kerja Masih Terkontraksi

BI Catat Manufaktur Kuartal IV/2025 Naik, Tenaga Kerja Masih Terkontraksi

PMI BI kuartal IV/2025 naik ke 51,86%, didorong ekspansi produksi. Namun, tenaga kerja masih terkontraksi di 48,80%. Sub-LU industri kertas tertinggi.

(Bisnis.Com) 19/01/26 12:11 107046

Bisnis.com, JAKARTA — Prompt Manufacturing Index Bank Indonesia atau PMI BI mencatat kinerja industri pengolahan berada di level 51,86% pada kuartal IV/2025, naik dibandingkan periode sebelumnya sebesar 51,66%.

Peningkatan PMI BI didorong oleh ekspansi (>50%) pada mayoritas komponen seperti volume produksi (53,46%), volume persediaan barang jadi (53,46%), dan volume total pesanan (53,31%).

Kendati demikian, ada dua komponen yang masih berada di zona kontraksi (<50%) yaitu kecepatan penerimaan barang input (49,32%) dan jumlah tenaga kerja (48,80%).

"Komponen jumlah tenaga kerja mencatatkan perbaikan indeks pada kuartal IV/2025 sebesar 48,80% dibandingkan periode sebelumnya sebesar 48,70%, meski masih berada di zona kontraksi," jelas laporan BI, Senin (19/1/2026).

Adapun berdasarkan Sublapangan Usaha (Sub-LU), sebagian besar Sub-LU berada pada fase ekspansi, dengan indeks tertinggi pada industri kertas dan barang dari kertas, percetakan dan reproduksi media rekaman (56,71%); diikuti oleh industri barang galian bukan logam (54,33%), serta Industri Makanan dan Minuman (54,06%).

Selain itu, industri furnitur serta industri tekstil dan pakaian jadi juga meningkat dengan indeks masing-masing sebesar 52,35% dan 50,19%, dari sebelumnya berada di zona kontraksi masing-masing sebesar 43,88% dan 48,29%

Perkembangan tersebut sejalan dengan hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) BI yang mengindikasikan kinerja kegiatan LU industri pengolahan tetap tumbuh dengan nilai saldo bersih tertimbang (SBT) sebesar 1,18%.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengungkap bahwa pada kuartal I/2025, kinerja lapangan usaha industri pengolahan diproyeksikan akan tetap berada pada fase ekspansi di level 53,17% dengan mayoritas komponen diprakirakan berada pada fase ekspansi.

"Mayoritas Sub-LU juga diprakirakan berada pada fase ekspansi, dengan indeks tertinggi pada Industri Kulit, Barang dari Kulit dan Alas Kaki, Industri Furnitur, Industri Logam Dasar, serta Industri Makanan dan Minuman," tutup Denny dalam keterangannya, Senin (191/2026).

#manufaktur-kuartal-iv-2025 #pmi-bi #industri-pengolahan #peningkatan-pmi #volume-produksi #volume-persediaan #volume-pesanan #tenaga-kerja-kontraksi #industri-kertas #industri-makanan-minuman #industr

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260119/9/1945132/bi-catat-manufaktur-kuartal-iv2025-naik-tenaga-kerja-masih-terkontraksi