PEMA dan PGN Sepakat Percepat Hilirisasi Gas di Aceh
PT PEMA dan PGN sepakat percepat hilirisasi gas di Aceh untuk bangkitkan ekonomi daerah dengan kajian pemanfaatan gas Mubadala dan pengembangan infrastruktur.
(Bisnis.Com) 27/01/26 09:10 115239
Bisnis.com, MEDAN - PT Pembangunan Aceh (Perseroda) atau PEMA menandatangani perjanjian untuk mengkaji pemanfaatan pasokan gas Mubadala di Aceh bersama PT Perusahaan Gas Negara (Tbk.) atau PGN.
Direktur Pengembangan Bisnis PT PEMA Naufal Natsir Mahmud mengatakan kerja sama ini menjadi dasar pengembangan industri hilir berbasis gas, pemetaan infrastruktur, serta identifikasi potensi industri bernilai tambah.
"MoU [memorandum of understanding] untuk kajian bersama pemanfaatan pasokan gas Mubadala di Aceh guna mempercepat hilirisasi dan mendorong kebangkitan ekonomi daerah," ujar Naufal dilansir dari laman resmi PEMA, Senin (26/1/2026).
Dijelaskan Naufal, stabilitas suplai energi menjadi kunci utama untuk membangkitkan ekonomi Aceh, terlebih di tengah situasi pemulihan pascabencana.
PT PEMA memerlukan mitra strategis seperti PGN untuk membangun ekosistem gas di Aceh. Ini menjadi landasan sinergi PT PEMA dan PGN dalam percepatan hilirisasi gas. Sinergi ini diharapkan meningkatkan daya saing industri Aceh, menarik investasi, serta dapat memberi efek yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi Aceh.
Adapun ruang lingkup kajian bersama PGN, dijelaskan Naufal, mencakup evaluasi potensi pasokan gas di Aceh saat ini hingga proyeksi masa depan, termasuk keterlibatan Blok Mubadala.
“PT PEMA akan melakukan studi mendalam untuk pengembangan beberapa tingkatan (tier), mulai dari proyek jangka pendek hingga jangka panjang," tambahnya.
Langkah ini tercatat sebagai inisiatif pertama sejak PT PEMA berdiri dalam mendorong hilirisasi gas secara terstruktur dan berkelanjutan. Kehadiran PGN di Aceh juga dinilainya sebagai babak baru bersama PT PEMA dalam pengembangan energi gas bumi di Aceh untuk pertama kali.
Lebih jauh, Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN Mirza Mahendra menyebut Aceh merupakan titik vital (key point) bagi ketahanan energi nasional. Pembangunan infrastruktur distribusi gas baik melalui pipa, CNG (compressed natural gas), atau LNG (liquefied natural gas) disebutnya perlu menjadi fokus.
"Kami memetakan kembali suplainya seperti apa, kemudian infrastruktur yang kita bangun nantinya, serta pemenuhan market,” kata Mirza.
Meski proses kajian dalam MoU antara PGN dengan PT PEMA berdurasi selama dua tahun, Mirza mendorong realisasinya dapat berjalan lebih cepat.
“Saya target, realisasinya semoga bisa tercapai di tahun pertama. Sehingga kita bisa tahu nanti nilai keekonomiannya,” tambahnya.
#pema #pgn #hilirisasi-gas #gas-aceh #pasokan-gas #mubadala #industri-hilir-gas #infrastruktur-gas #ekonomi-aceh #investasi-aceh #energi-aceh #distribusi-gas #cng #lng #ketahanan-energi