Catatan Ciputra (CTRA) & Metland (MTLA) Soal Perpanjangan Insentif PPN DTP 2027

Catatan Ciputra (CTRA) & Metland (MTLA) Soal Perpanjangan Insentif PPN DTP 2027

CTRA dan MTLA menilai perpanjangan PPN DTP 2027 positif, tapi akan lebih efektif jika disertai penurunan bunga KPR dan peningkatan daya beli.

(Bisnis.Com) 22/10/25 08:25 11757

Bisnis.com, JAKARTA — PT Ciputra Development Tbk. (CTRA) dan PT Metropolitan Land Tbk. (MTLA) memberikan sejumlah catatan di balik keputusan pemerintah yang memperpanjang insentif PPN DTP hingga 2027.

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan diketahui hendak memperpanjang periode insentif pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) di sektor perumahan hingga 31 Desember 2027. Aturan detail terkait rencana ini nantinya bakal tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

Baik CTRA dan MTLA menyatakan kebijakan tersebut memang positif bagi pasar. Namun, rencana ini perlu dibarengi langkah lanjutan seperti penurunan suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) serta penguatan daya beli masyarakat supaya dampak kebijakan lebih terasa ke penjualan sektor riil.

Direktur CTRA Harun Hajadi mengatakan kelanjutan program ini penting untuk menopang penjualan rumah di tengah pemulihan daya beli. Akan tetapi, penurunan suku bunga KPR dinilai menjadi faktor yang lebih menentukan.

“Faktor yang lebih penting menurut saya justru jika semua ini diikuti oleh menurunnya suku bunga KPR karena pembeli rumah sekarang 70% dibiayai oleh KPR,” ucapnya kepada Bisnis, Rabu (22/10/2025).

Harun menambahkan bahwa secara umum, perpanjangan insentif PPN DTP menjadi kabar baik industri properti nasional. Namun demikian, rencana ini tidak serta-merta membuat CTRA mempercepat pemasaran proyek.

“Secara umum tentu bagus sekali kebijakan PPN DTP diteruskan sampai 2027. Saya justru sangat khawatir kalau sampai dihilangkan. Selain itu, kami akan memasarkan proyek-proyek seperti biasa, tidak juga mempercepat,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Metropolitan Land Olivia Surodjo menilai perpanjangan PPN DTP memberikan ruang bagi pengembang untuk mempersiapkan stok unit dengan lebih terencana dan responsif terhadap permintaan pasar.

Kendati demikian, Olivia menyatakan efektivitas program akan bergantung pada daya beli masyarakat. Untuk itu, pemerintah dinilai perlu memastikan kebijakan fiskal dan moneter tetap mendukung permintaan properti domestik.

“Peningkatan daya beli masyarakat perlu menjadi perhatian pemerintah agar kebijakan ini menjadi dorongan positif bagi sektor properti nasional,” tuturnya.

Perpanjangan PPN DTP Ungkit Marketing Sales

Terpisah, Analis Infovesta Kapital Advisori Ekky Topan mengatakan perpanjangan insentif tersebut berpotensi memperkuat kinerja prapenjualan atau marketing sales dan penjualan unit residensial dari para emiten properti.

Kondisi ini juga dinilai mampu mendorong peningkatan pendapatan dan arus kas, terutama bagi pengembang yang mampu mengeksekusi proyek dengan baik.

Kendati demikian, sentimen positif ini belum sepenuhnya tercermin atau priced in dalam pergerakan harga saham sektor properti di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Menurut Ekky, harga saham emiten properti masih cenderung tertekan karena sejumlah faktor fundamental belum terealisasi di lapangan. Selain itu, banyak proyek residensial yang belum sampai tahap serah terima unit, sehingga dampak penuh dari insentif baru akan terlihat dalam beberapa kuartal mendatang.

“Pemanfaatan penuh dari insentif ini baru akan terlihat dalam beberapa kuartal ke depan dan bisa menjadi katalis tambahan bagi penjualan,” ucapnya.

Di sisi lain, kondisi pembiayaan KPR dan tren suku bunga masih menjadi tantangan utama. Kendati demikian, jika terjadi penurunan suku bunga atau peningkatan likuiditas, efektivitas insentif berpotensi menguat.

Secara keseluruhan, Ekky menilai bahwa pasar belum sepenuhnya menghargai potensi jangka menengah dan panjang sektor properti. Dia pun melihat masih ada peluang kenaikan (upside potential) bagi sejumlah saham unggulan.

“Pasar belum sepenuhnya menghargai potensi jangka menengah dan panjang sektor properti, sehingga masih ada ruang kenaikan,” pungkasnya.

_________

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

#perpanjangan-insentif-ppn #ppn-dtp-2027 #ciputra-development #metropolitan-land #sektor-properti #penurunan-suku-bunga-kpr #daya-beli-masyarakat #marketing-sales-properti #harga-saham-properti #pasar

https://market.bisnis.com/read/20251022/192/1922366/catatan-ciputra-ctra-metland-mtla-soal-perpanjangan-insentif-ppn-dtp-2027