Investasi Adaptasi Iklim Kurang Disorot, Bisa Menguntungkan?

Investasi Adaptasi Iklim Kurang Disorot, Bisa Menguntungkan?

Investasi adaptasi iklim kurang diminati karena sulit diukur, tetapi berpotensi menguntungkan sektor seperti pendingin udara dan pengelolaan air.

(Bisnis.Com) 05/02/26 15:09 126848

Bisnis.com, JAKARTA — Investasi pada aspek adaptasi iklim masih menghadapi kendala karena sulitnya mengukur nilai ekonominya. Berbeda dengan investasi mitigasi iklim, investasi yang berfokus pada perlindungan aset dinilai memiliki daya tarik yang lebih terbatas bagi investor.

Chief Sustainability Officer Fidelity International Jenn-Hui Tan, perusahaan yang mengelola aset sekitar US$1,1 triliun, mengatakan bahwa argumentasi investasi untuk adaptasi perubahan iklim jauh lebih kompleks dibandingkan dengan upaya pengurangan emisi.

Mitigasi telah melahirkan peluang pertumbuhan yang jelas seperti energi terbarukan dan kendaraan listrik, sementara adaptasi yang bertujuan melindungi aset dari kerusakan akibat kebakaran hutan, banjir, dan kekeringan lebih sulit dimonetisasi.

Urgensi isu ini meningkat seiring dengan maraknya fenomena gelombang panas, kebakaran, dan banjir yang melanda berbagai kota dari Lisbon hingga Los Angeles di saat laju dekarbonisasi global juga melambat. Namun, menurut Tan, belanja adaptasi lebih ditujukan untuk ketahanan (resilience) ketimbang ekspansi bisnis.

“Hakikat belanja adaptasi pada dasarnya adalah agar kita tetap bisa melakukan apa yang kita lakukan hari ini. Ini adalah belanja untuk ketahanan,” ujarnya dalam sebuah wawancara yang dikutip Bloomberg.

Meski demikian, Tan menilai tetap ada sektor yang berpotensi diuntungkan, seperti pendingin udara, pengelolaan air, dan irigasi. “Namun, imbal hasil dari investasi ketahanan atau adaptasi jauh lebih sulit diidentifikasi dibandingkan mitigasi,” katanya.

Pandangan lebih optimistis datang dari pihak lain. JPMorgan Chase & Co. menilai perusahaan yang sigap menghadapi risiko fisik perubahan iklim justru berpeluang mencetak imbal hasil di atas rata-rata. Sementara analis Jefferies Financial Group Inc. menyebut strategi adaptasi iklim pada akhirnya bisa melampaui kinerja investasi yang semata berfokus pada penurunan emisi.

Mayoritas pelaku pasar sepakat bahwa isu ini akan makin mendapat perhatian seiring dengan terus meningkatnya suhu bumi. Jika selama ini adaptasi kerap dikaitkan dengan dampak paling kasat mata seperti banjir bandang dan kebakaran hutan, kini investor mulai lebih mencermati ancaman jangka panjang.

Ancaman tersebut antara lain perubahan pola curah hujan dan suhu panas ekstrem yang menggerus produktivitas, yang dinilai Tan memiliki dampak finansial paling signifikan.

“Ketika kita berbicara tentang ketahanan dan adaptasi, yang kami pikirkan adalah bagaimana perusahaan tempat kami berinvestasi menjadi lebih tangguh terhadap perubahan ini,” ujarnya.

#investasi-adaptasi-iklim #adaptasi-iklim #investasi-iklim #mitigasi-iklim #perubahan-iklim #ketahanan-iklim #risiko-iklim #perlindungan-aset #energi-terbarukan #kendaraan-listrik #fenomena-gelombang-p

https://hijau.bisnis.com/read/20260205/653/1950453/investasi-adaptasi-iklim-kurang-disorot-bisa-menguntungkan