Dihina Gara-gara MBG, Prabowo Sebut Bisa Beri Makan Setara Penduduk Afrika Selatan
Prabowo Subianto mengklaim program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini mampu memberi makan setara seluruh penduduk Afrika Selatan, meski awalnya banyak dihina.
(Bisnis.Com) 13/02/26 11:07 135669
Bisnis.com, JAKARTA — Presiden RI Prabowo Subianto membeberkan bahwa dirinya banyak dihina sejak awal oleh berbagai pihak dalam pengembangan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, menurutnya, program MBG kini telah bisa memberi makan setara seluruh penduduk Afrika Selatan.
Prabowo mengatakan sejak sebulan memulai program MBG, dirinya banyak menerima kritikan bahkan dinilai sebagai hinaan.
"Waktu baru mulai satu bulan saja dihina, diramalkan pasti gagal," ujar Prabowo dalam peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di SPPG Palmerah pada hari ini, Jumat (14/2/2026).
Namun, kini menurutnya program MBG telah berjalan dan telah menyentuh lebih dari 60 juta penerima manfaat. Kemudian, terdapat sekitar 23.000 SPPG di seluruh Indonesia.
"Jumlah ini [penerima manfaat] kira-kira setara dengan memberi makan seluruh penduduk Afrika Selatan tiap hari, atau sama dengan 10 kali Singapura tiap hari. Atau dua kali Malaysia tiap hari," ujar Prabowo.
Adapun, tahun ini Presiden menargetkan program MBG bisa menyasar 82,9 juta penerima manfaat setiap harinya pada tahun ini.
Prabowo juga mengatakan bahwa negara lain pun banyak yang telah menggelar program makan gratis kepada rakyatnya. Indonesia menurutnya menjadi negara yang ke-76 yang menggelar program makan gratis.
Bahkan, menurut Prabowo negara yang memiliki produk domestik bruto (PDB) per kapita di bawah Indonesia saja telah berani memberikan program makan gratis. Presiden mencontohkan India yang memberikan makan gratis kepada penduduknya dan sudah berjalan 10 tahun.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap Polri telah memiliki total 1.179 dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG Polri).
Sigit mengungkap dari ribuan SPPG Polri itu sebanyak 411 unit di antaranya telah beroperasi, 162 SPPG masih persiapan operasional, dan 499 SPPG masih dalam tahap pembangunan. Sementara sisanya 107 SPPG masih tahap groundbreaking.
"Sampai dengan hari ini, kami laporkan bahwa Polri telah memiliki 1.179 SPPG," ujar Sigit di SPPG Palmerah pada Jumat (14/2/2026).
Dia mengemukakan bahwa apabila seluruh SPPG Polri ini telah beroperasi maka bisa memberikan manfaat untuk 2.947.500 orang. Selain itu, dapur MBG Polri ini juga dapat menyerap 58.950 tenaga kerja.
"Apabila seluruh SPPG tersebut telah beroperasi, diproyeksikan dapat memberi manfaat bagi 2.947.500 orang dan menyerap 58.950 tenaga kerja," imbuhnya.
Adapun, Sigit juga mengemukakan dari ribuan dapur MBG itu ada 33 SPPG dibangun di wilayah 3T atau tertinggal, terdepan dan terluar.
Secara khusus di Papua, Polri tengah melaksanakan survei bersama Badan Gizi Nasional untuk mencapai titik lokasi pembangunan SPPG di Provinsi Papua Pegunungan, Papua Barat Daya, dan Papua Tengah.
"Hal ini sebagai wujud komitmen Polri dalam mendukung pemerataan akses layanan pemenuhan gizi hingga ke daerah-daerah, agar manfaat program MBG dapat dirasakan oleh setiap anak bangsa di manapun mereka berada," pungkasnya.
#prabowo-mbg #makan-bergizi-gratis #program-mbg #prabowo-dihina #penduduk-afrika-selatan #penerima-manfaat-mbg #satuan-pelayanan-pemenuhan-gizi #sppg-polri #dapur-mbg #target-mbg-2026 #program-makan-gr