Mentan upayakan sawah terdampak bencana Sumatera pulih enam bulan
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menargetkan pemulihan lahan sawah yang terdampak bencana di sejumlah wilayah Sumatera dapat diselesaikan dalam ...
(Antara) 18/02/26 16:09 139788
Jakarta (ANTARA) - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menargetkan pemulihan lahan sawah yang terdampak bencana di sejumlah wilayah Sumatera dapat diselesaikan dalam waktu enam bulan.
Mentan menjelaskan total kerusakan lahan sawah akibat bencana mencapai sekitar 94 ribu hektare, tersebar antara lain di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sementara lahan yang sudah dilakukan perbaikan dan sudah bisa ditanam kembali sebanyak 39 ribu hektare.
Amran yang ditemui usai rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatera di Jakarta, Rabu, mengatakan, kementerian yang dipimpinnya memprioritaskan perbaikan lahan dengan tingkat kerusakan ringan terlebih dahulu, agar bisa segera ditanami kembali, sembari tetap menangani kerusakan sedang hingga berat secara paralel.
"Kita usahakan enam bulan selesai semuanya," ucap dia.
Disampaikan Mentan pula pihaknya tidak terlalu melakukan banyak perbaikan, mengingat tanah di wilayah terdampak cukup subur.
“Untuk sawah-sawah yang rusak dan direhab adalah tanah-tanah longsoran itu adalah humus dan cukup subur, sehingga hanya irigasi yang kita perbaiki dan langsung kita melakukan penanaman," kata dia.
Dari sisi ketahanan pangan, kata dia, stok beras di lapangan cukup untuk kebutuhan tiga bulan ke depan, sementara stok beras nasional saat ini berada pada level tinggi, yakni sekitar 3,5 juta ton.
Terkait dukungan pembiayaan, Amran menyampaikan bantuan yang telah terealisasi mencapai sekitar Rp1,52 triliun. Selain itu, Kementerian Pertanian juga telah menggeser anggaran reguler sekitar Rp1,49 triliun untuk periode 2025–2026 guna mendukung pemulihan.
"Kemudian masih butuh tambahan di 2026 Rp2,1 triliun, di 2027 Rp1,1 triliun, total Rp4,7 triliun," katanya.
Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
#pemulihan-lahan #menteri-pertanian #penguatan-ekonomi #pemulihan-sumatera