Tok! 1.819 Produk RI Bebas Tarif Masuk AS, Ada Sawit hingga Semikonduktor

Tok! 1.819 Produk RI Bebas Tarif Masuk AS, Ada Sawit hingga Semikonduktor

Indonesia dan AS sepakat menghapus tarif masuk untuk 1.819 produk RI. Dengan demikian, produk seperti sawit hingga semikonduktor yang masuk AS kena tarif 0%.

(Bisnis.Com) 20/02/26 11:55 141878

Bisnis.com, JAKARTA — Indonesia dan Amerika Serikat (AS) menyepakati dokumen perjanjian perdagangan resiprokal bertajuk Implementation of the Agreement toward New Golden Age US-Indonesia Alliance, Jumat (20/2/2026).

Dalam perjanjian itu, kedua negara sepakat menghapus tarif bea masuk atau nol persen untuk 1.819 pos tarif untuk produk Indonesia. Artinya, sebanyak 1.819 komoditas atau produk industri asal Indonesia bebas tarif masuk untuk ekspor ke AS.

Padahal, produk-produk asal Indonesia tersebut sebelumnya terancam terkena tarif resiprokal sebesar 19%.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, dalam Agreement of Reciprocal Trade (ART) itu, komoditas atau produk industri yang kini bebas tarif meliputi minyak sawit, rempah-rempah, hingga elektronik.

"Dalam ART ini ada 1.819 pos tarif produk Indonesia, baik itu pertanian maupun industri, antara lain minyak sawit, kopi, kakao, rempah-rempah, karet, komponen elektronik, termasuk semikonduktor, komponen pesawat terbang yang tarifnya adalah nol persen," kata Airlangga dalam konferensi pers.

Selain itu, khusus untuk produk tekstil dan apparel Indonesia, AS juga akan memberikan tarif 0%. Namun, khusus produk tersebut tarif 0% diberlakukan dengan mekanisme Tariff Rate Quota atau TRQ.

"Ini memberikan manfaat untuk 4 juta pekerja di sektor ini dan kalau kita hitung dengan keluarga ini berpengaruh pada 20 juta masyarakat Indonesia," tutur Airlangga.

Di sisi lain, Indonesia juga memberikan tarif tarif 0% untuk produk AS yang akan masuk ke Indonesia. Bebas bea masuk ini untuk berlaku untuk produk turunan gandum dan kedelai.

"Sehingga masyarakat Indonesia membayar nol persen untuk barang yang diproduksi dari soybeans [kedelai] dan wheat [gandum] dalam hal ini noodle [mi] atau dalam bentuk tahu dan tempe," ucap Airlangga.

Airlangga mengonfirmasi bahwa dokumen kesepakatan bertajuk Toward a New Golden Age for the U.S.-Indonesia Alliance tersebut ditandatangani langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump.

"Perjanjian ini akan berlaku 90 hari setelah proses hukum diselesaikan kedua belah pihak, baik itu di Indonesia dengan konsultasi dengan DPR, maupun di Amerika dengan proses internalnya," jelas Airlangga.

Adapun, kesepakatan ART ini menjadi proses final dari proses negosiasi tarif yang berlangsung antara kedua negara sejak diumumkan oleh Presiden Trump pada 2 April 2025.

#tarif-impor-as #daftar-produk-bebas-bea-masuk-as #bea-masuk #bebas-tarif #ekspor-ke-as #tarif-dagang-as #ekspor-cpo #ekspor-sawit #minyak-sawit #komponen-elektronik #semikonduktor-indonesia #tarif-nol

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260220/12/1954339/tok-1819-produk-ri-bebas-tarif-masuk-as-ada-sawit-hingga-semikonduktor