Deforestasi karena Ekspansi Sawit Stabil Secara Nasional, Meningkat di Papua

Deforestasi karena Ekspansi Sawit Stabil Secara Nasional, Meningkat di Papua

Ekspansi sawit di Indonesia melambat pada 2025, tetapi deforestasi terkait ekspansi perkebunan sawit stabil secara nasional.

(Bisnis.Com) 04/03/26 11:00 154433

Bisnis.com, JAKARTA — Ekspansi perkebunan kelapa sawit skala industri di Indonesia tercatat melambat pada 2025. Namun, deforestasi yang terkait dengan ekspansi tersebut tidak menunjukkan penurunan secara nasional. Di sisi lain, konversi hutan untuk sawit di Papua justru melonjak dua kali lipat dan menjadi yang tertinggi sejak 2018.

Analisis terbaru TreeMap, perusahaan geospasial asal Prancis, melalui platform Nusantara Atlas yang berbasis citra satelit Sentinel-2 dan Planet mencatat ekspansi sawit industri mencapai 101.120 hektare pada 2025, turun 18% dibandingkan tahun sebelumnya.

Meski demikian, luas deforestasi yang berkaitan dengan ekspansi perkebunan sawit relatif stabil, yakni 31.073 hektare pada 2025. Angka ini sedikit lebih tinggi dari 30.956 hektare pada 2024.

Tren konversi hutan yang terkait dengan perkebunan sawit/Dok. TreeMap
Tren konversi hutan yang terkait dengan perkebunan sawit/Dok. TreeMap

Secara regional, ekspansi kebun dan deforestasi terkait ekspansi sawit tercatat menurun di Kalimantan dan Sumatra. Sebaliknya, tren meningkat di Papua dan dalam skala lebih kecil terlihat di Sulawesi.

Di Papua, deforestasi akibat ekspansi sawit mencapai 7.333 hektare pada 2025, melonjak dari 3.510 hektare pada 2024. Angka tersebut menjadi yang tertinggi dalam tujuh tahun terakhir.

“Pola ini mengindikasikan pergeseran ekspansi sawit ke arah timur, dari Sumatra dan Kalimantan menuju Papua yang ketersediaan lahannya makin terbatas,” tulis TreeMap dalam laporan yang dirilis awal Maret 2026.

Adapun konversi lahan gambut untuk budidaya sawit industri tercatat turun 35% menjadi 7.593 hektare pada 2025, dibandingkan dengan 11.686 hektare pada tahun sebelumnya.

Perkembangan alih fungsi hutan untuk perkebunan sawit di berbagai wilayah di Indonesia/Dok. Nusantara Atlas by TreeMap
Perkembangan alih fungsi hutan untuk perkebunan sawit di berbagai wilayah di Indonesia/Dok. Nusantara Atlas by TreeMap

Pada tingkat konsesi, tercatat 65 konsesi sawit melakukan pembukaan hutan pada 2025, dan 28 di antaranya terlibat dalam konversi lahan gambut. Namun, angka tersebut dinilai belum mencerminkan keseluruhan konsesi yang terlibat, mengingat luas pembukaan hutan di dalam konsesi yang teridentifikasi mencapai 21.823 hektare. Angka tersebut sekitar dua pertiga dari total 31.073 hektare deforestasi untuk ekspansi sawit tahun lalu.

Berdasarkan agregasi tingkat grup usaha, TreeMap mengungkap bahwa kelompok usaha yang terafiliasi dengan keluarga Fangiono tercatat sebagai kontributor terbesar deforestasi terkait sawit pada 2025, untuk tahun ketiga berturut-turut.

Melalui jaringan perusahaannya, termasuk Ciliandry Anky Abadi (CAA), New Borneo Agri/Sulaidy, dan FNG Bona Nusantara, Grup ini disebut bertanggung jawab atas sekitar 7.800 hektare konversi hutan. Hampir 80% atau sekitar 6.179 hektare terjadi di Papua.

Keluarga Fangiono juga memiliki First Resources, produsen sawit berbasis di Singapura yang memasarkan minyak sawit bersertifikat Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).

Sejak 2021, sejumlah organisasi masyarakat sipil telah mengajukan pengaduan kepada RSPO terkait dugaan hubungan yang tidak diungkap antara perusahaan-perusahaan tersebut. Pada 2025, Sekretariat RSPO menyatakan First Resources tidak melanggar aturan keanggotaan dan menolak tudingan tersebut.

“Keputusan ini menuai kritik dari organisasi lingkungan yang menilai putusan tersebut berpotensi menjadi preseden buruk karena dapat membuka ruang bagi perusahaan tetap mempertahankan sertifikasi sembari melakukan pembukaan hutan,” catat TreeMap.

#deforestasi-sawit #ekspansi-sawit #deforestasi-papua #konversi-hutan-sawit #sawit-indonesia #deforestasi-nasional #sawit-kalimantan #sawit-sumatra #sawit-sulawesi #lahan-gambut-sawit #konsesi-sawit #k

https://hijau.bisnis.com/read/20260304/651/1957639/deforestasi-karena-ekspansi-sawit-stabil-secara-nasional-meningkat-di-papua