Bisnis Fintech Kian Menantang, Ayoconnect Fokus Perkuat Restrukturisasi Internal

Bisnis Fintech Kian Menantang, Ayoconnect Fokus Perkuat Restrukturisasi Internal

Di tengah bisnis fintech yang kian menantang, Ayoconnect fokus restrukturisasi internal untuk memperkuat tata kelola dan transparansi.

(Bisnis.Com) 25/10/25 18:21 15768

Bisnis.com, JAKARTA - Platform infrastruktur pembayaran dan produk digital skala enterprise, Ayoconnect fokus melakukan restrukturisasi internal untuk menghadapi dinamika yang berkembang di industri teknologi finansial (tekfin/fintech).

Direktur Utama Ayoconnect Group Chiragh Kirpalani menjelaskan pihaknya fokus melakukan peninjauan internal terhadap tata kelola dan prosedur operasional, sebagai bagian dari komitmen untuk memastikan seluruh aktivitas bisnis berjalan sesuai prinsip kepatuhan, transparansi, dan tanggung jawab.

Hal ini juga seiring meningkatnya perhatian publik terhadap integritas operasional perusahaan sebagai Penyelenggara Jasa Pembayaran (PJP) Kategori 1 yang telah memiliki 140 klien, termasuk Bank Mandiri, BRI, BSI, serta berbagai bank digital dan lembaga keuangan lain.

"Ayoconnect sedang berada pada tahap penting menuju kematangan organisasi. Kami menyadari perlunya memperkuat tata kelola dan memastikan struktur manajemen kami lebih kokoh, transparan, dan siap untuk tumbuh berkelanjutan," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (25/10/2025).

Salah satu langkah restrukturisasi internal Ayoconnect demi meningkatkan transparansi, keberlanjutan dan kepercayaan publik, yakni penunjukan Faisal Rachman, mantan Direktur TASPEN, sebagai Special Advisor bagi CEO Ayoconnect Group pada Oktober 2025.

Pasalnya, Faisal membawa lebih dari 30 tahun pengalaman di industri keuangan, baik di sektor BUMN maupun swasta. Kariernya dimulai di PT Taspen (Persero) sebagai Corporate Secretary sebelum menjabat sebagai Direktur Research, Planning, dan IT.

Dia juga pernah menjabat sebagai Direktur Operasional dan Marketing di PT Arthaloka, serta aktif sebagai anggota Komite Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) sejak 2004.

Penunjukan Faisal Rachman telah mendapatkan dukungan dari Dewan Komisaris dan pemegang saham utama, termasuk Ilham Habibie, Mandiri Capital, BRI Ventures, serta investor fintech global Finch Capital.

"Kami berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan dan kredibilitas Ayoconnect di tengah tantangan industri. Transformasi yang sedang dijalankan, termasuk kehadiran Pak Faisal, menjadi bagian dari visi kami untuk memulihkan kepercayaan publik dan menyiapkan Ayoconnect memasuki dekade keduanya dengan lebih kuat," tambah Chiragh.

Sementara itu, Faisal menegaskan kesiapannya untuk membantu Ayoconnect melalui masa transisi dan memastikan perusahaan berada pada jalur yang benar menuju stabilitas dan pertumbuhan.

"Saya melihat semangat pembelajaran dan komitmen dari manajemen Ayoconnect untuk memperkuat integritas serta posisi mereka di industri fintech nasional. Dengan tata kelola yang lebih baik dan kemitraan yang kuat bersama regulator serta lembaga keuangan, Ayoconnect dapat terus berkontribusi secara positif bagi ekosistem pembayaran di Indonesia," ujarnya.

#fintech #bisnis-fintech #ayoconnect #restrukturisasi-internal #industri-teknologi-finansial #tata-kelola #operasional-perusahaan #penyelenggara-jasa-pembayaran #transparansi-bisnis #kepercayaan-publik

https://finansial.bisnis.com/read/20251025/563/1923340/bisnis-fintech-kian-menantang-ayoconnect-fokus-perkuat-restrukturisasi-internal