Tren Mudik Pakai Mobil Baru, Bisnis Leasing Siap-Siap Cuan jelang Lebaran 2026
Momentum Lebaran 2026 meningkatkan pembiayaan mobil, terutama mobil bekas, dengan pertumbuhan 12,75% (YoY). OJK dorong multifinance optimalkan segmen ini.
(Bisnis.Com) 08/03/26 14:10 158269
Bisnis.com, JAKARTA — Momentum Lebaran yang identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat turut mendorong permintaan pembiayaan kendaraan roda empat.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan pada periode 2022—2025 piutang pembiayaan kendaraan roda empat tumbuh dengan rata-rata 6,80% (year on year/YoY).
“Dan menunjukkan tren peningkatan, termasuk menjelang momentum musiman seperti Lebaran,” ucap Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, LKM, dan LJK Lainnya OJK Agusman dalam jawaban tertulis RDK Februari 2026, dikutip pada Minggu (8/3/2026).
Secara spesifik, Agusman mengemukakan total penyaluran pembiayaan roda empat pada Januari 2026 tercatat sebesar Rp229,43 triliun.
Dari data tersebut, dia menuturkan bahwa kendaraan roda empat bekas mencatat rata-rata pertumbuhan yang lebih tinggi, yakni sebesar 12,75% (YoY).
“Fenomena pertumbuhan yang lebih kuat pada kendaraan bekas mencerminkan antara lain preferensi masyarakat terhadap harga yang lebih terjangkau serta fleksibilitas pembiayaan,” kata Agusman.
OJK, imbuhnya, mengimbau perusahaan pembiayaan untuk dapat mengoptimalkan segmen pembiayaan mobil bekas dan baru dengan memperluas jaringan dan menjaga kualitas pembiayaan.
Diberitakan sebelumnya, momentum Lebaran 2026 diperkirakan menjadi berkah bagi pasar otomotif, khususnya mobil bekas. Mengingat tingginya kebutuhan masyarakat akan kendaraan untuk mudik dan libur panjang.
Praktisi dan pengamat industri pembiayaan Jodjana Jody menilai momen tersebut selalu ditunggu oleh industri multifinance untuk menyalurkan pembiayaan kendaraan baru dan bekas.
“Namun, saat ini stok untuk kendaraan baru agak terbatas sehingga mobil bekas bisa dapat berkah karena permintaan [demand] yang biasanya tinggi,” ucapnya kepada Bisnis, Kamis (5/3/2026).
Kendati demikian, dia tidak memungkiri akan ada tantangan yang dihadapi multifinance dalam menyalurkan pembiayaan mobil bekas pada 2026 ini.
“Saat ini multifinance cukup selektif karena NPF [non-performing financing] industri yang belum sepenuhnya pulih. Strategi pembiayaan masih sekitar support pembiayaan karena yang beli bekas, mayoritas masih lewat kredit,” sebut Jodjana.
#pembiayaan-kendaraan #lebaran-2026 #tren-pembiayaan #ojk-pembiayaan #kendaraan-roda-empat #mobil-bekas #pembiayaan-mobil-baru #pasar-otomotif #permintaan-mobil-bekas #piutang-pembiayaan #pertumbuhan-p