Defisit APBN Tembus Rp135,7 Triliun Pada Februari 2026, Naik 342,4%!

Defisit APBN Tembus Rp135,7 Triliun Pada Februari 2026, Naik 342,4%!

Menkeu Purbaya umumkan defisit APBN Februari 2026 Rp135,7 triliun, 0,53% PDB. Penerimaan pajak tumbuh 30,4%, belanja naik 41,9%. Risiko defisit naik jika harga minyak global melonjak.

(Bisnis.Com) 11/03/26 14:00 161787

Bisnis.com, JAKARTA — Kinerja APBN membukukan defisit sebesar Rp135,7 triliun per akhir Februari 2026. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa defisit APBN tersebut setara dengan 0,53% dari produk domestik bruto (PDB).

Perkembangan defisit fiskal itu disampaikan Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat pada Rabu (11/3/2026).

Dia merinci bahwa pendapatan negara mencapai Rp358 triliun per Februari 2026. Realisasi itu setara 11,4% dari target pendapatan negara sepanjang tahun ini sebesar Rp3.153,6 triliun.

Sementara itu, belanja negara sudah mencapai Rp493,8 triliun per Februari 2026. Realisasi itu setara 12,8% dari target belanja negara sepanjang tahun ini sebesar Rp3.842,7 triliun.

Artinya, belanja negara masih lebih banyak dari pendapatan negara. Oleh sebab itu, defisit APBN mencapai Rp135,7 triliun atau setara 0,53% dari PDB.

“Memang desain APBN kita defisit, dan belanjanya lebih merata sepanjang tahun sehingga dampak belanja pemerintah dan lain-lain terhadap perekonomian lebih berasa,” ungkap Purbaya.

Lebih lanjut, Purbaya menyatakan bahwa defisit keseimbangan primer tercatat mencapai Rp35,9 triliun. Sementara itu, target keseimbangan primer didesain defisit sebesar Rp89,7 triliun.

Adapun jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu maka tampak ada kenaikan signifikan defisit APBN. Pada akhir Februari 2025, defisit APBN mencapai Rp30,7 triliun atau setara 0,13% dari PDB.

Artinya, defisit APBN Februari 2026 yang sebesar Rp135,7 triliun naik 342,4% dibandingkan APBN Februari 2025.

Sebagai informasi, pemerintah mendesain defisit APBN 2026 setahun penuh sebesar Rp689,1 triliun atau setara 2,68% terhadap PDB.

#defisit-apbn-2026 #apbn-februari-2026 #penerimaan-negara-2026 #penerimaan-pajak-2026 #belanja-negara-2026 #keseimbangan-primer-2026 #target-defisit-apbn #harga-minyak-global #dampak-harga-minyak #defi

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260311/10/1959655/defisit-apbn-tembus-rp1357-triliun-pada-februari-2026-naik-3424