MSCI Bakal Evaluasi Kriteria Free Float, Outflow Asing Diproyeksi Makin Deras

MSCI Bakal Evaluasi Kriteria Free Float, Outflow Asing Diproyeksi Makin Deras

MSCI evaluasi ulang free float saham Indonesia, berpotensi picu outflow asing. Metodologi baru bisa turunkan bobot saham, hasil konsultasi diumumkan Januari 2026.

(Bisnis.Com) 27/10/25 18:53 17538

Bisnis.com, JAKARTA — Penyedia indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) berencana melakukan evaluasi ulang free float saham-saham di Indonesia. Outflow asing diperkirakan dapat terjadi akibat rencana penyesuaian ini.

Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menjelaskan penurunan rasio free float akibat revisi metodologi MSCI diperkirakan dapat memicu tekanan outflow asing.

“Ini terutama karena porsi kepemilikan yang signifikan dari corporates dan others berpotensi menurunkan bobot sejumlah emiten dalam indeks MSCI,” ujar Liza, Senin (27/10/2025).

Menurut Liza, rencana perubahan penghitungan bobot ini berdampak pada saham-saham seperti milik Grup Prajogo Pangestu. Merujuk data BEI, saham BREN anjlok 3%, BRPT merosot 9,34%, CDIA jeblok 5,36%, CUAN turun 7,31%, dan PTRO amblas 9,44%.

Lebih lanjut, Liza menuturkan MSCI membuka konsultasi pasar terkait perubahan metodologi perhitungan free float khusus untuk saham Indonesia. Masukan pasar akan diterima hingga 31 Desember 2025, dengan hasil konsultasi diumumkan paling lambat 30 Januari 2026.

Jika disetujui, aturan baru mulai berlaku pada MSCI Review Mei 2026 untuk konstituen IMI, dan langsung diterapkan untuk non-IMI atau calon konstituen baru.

Usulan Metodologi Baru Free Float khusus Indonesia akan Menggunakan nilai terendah atau lower of dari dua pendekatan. Yaitu free float berdasarkan data kepemilikan publik dari laporan emiten seperti filings, press releases, disclosures.

Pendekatan kedua adalah free float estimasi berdasarkan data KSEI, dengan asumsi saham script dikategorikan non-free float, kepemilikan ‘Corporates’ dan ‘Others’ diklasifikasikan non-free float, dan opsi alternatif yaitu hanya saham script dan corporates yang dihitung non-free float.

Adapun senada dengan Liza, Economist KISI Asset Management Arfian Prasetya Aji menjelaskan rencana MSCI mengubah metode pembobotan tersebut berpotensi menurunkan bobot saham-saham Indonesia dalam indeks mereka.

“Dampak terberat dapat menimpa saham-saham dengan kepemilikan yang sangat terkonsentrasi pada korporasi atau kelompok tertentu, karena free float mereka dapat dinilai lebih rendah di bawah sistem pembobotan baru tersebut,” ujar Arfian, Senin (27/10/2025).

Dia melanjutkan kekhawatiran utama di pasar adalah bahwa penyesuaian bobot ini dapat memicu capital outflow dari BEI.

#msci-evaluasi-free-float #outflow-asing #free-float-saham #revisi-metodologi-msci #saham-indonesia #konsultasi-pasar-msci #perubahan-metodologi-msci #saham-grup-prajogo-pangestu #saham-bren #saham-brp

https://market.bisnis.com/read/20251027/7/1923737/msci-bakal-evaluasi-kriteria-free-float-outflow-asing-diproyeksi-makin-deras