Indonesian Tobacco (ITIC) Raup Laba Rp20,33 Miliar Sepanjang 2025

Indonesian Tobacco (ITIC) Raup Laba Rp20,33 Miliar Sepanjang 2025

PT Indonesian Tobacco Tbk. (ITIC) mencatat laba bersih Rp20,33 miliar pada 2025, turun 4,27% YoY, seiring penurunan penjualan 3,40% menjadi Rp313,45 miliar.

(Bisnis.Com) 01/04/26 18:23 179189

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten rokok yakni PT Indonesian Tobacco Tbk. (ITIC) membukukan laba bersih Rp20,33 miliar sepanjang 2025. Laba bersih tersebut turun 4,27% secara year on year (YoY) dibandingkan dengan raihan 2024 sebesar Rp21,24 miliar. Koreksi tersebut sejalan dengan penjualan perseroan yang susut.

Melansir laporan keuangan audit 2025, penjualan bersih ITIC sepanjang 2025 tercatat sebesar Rp313,45 miliar. Nilainya turun 3,40% YoY dari Rp324,48 miliar pada 2024.

Perinciannya, penjualan ke pasar domestik turun 3,25% YoY menjadi Rp318,22 miliar dan untuk pasar ekspor terpangkas 28,61% YoY menjadi Rp1,11 miliar. Selain itu, tercatat retur dan diskon sebesar Rp5,88 miliar.

Di sisi lain, beban pokok penjualan ITIC sepanjang 2025 tercatat mencapai Rp246,05 miliar. Nilainya juga turun 3,58% YoY dibanding Rp255,17 miliar pada 2024.

Beban pokok penjualan perseroan sebesar 87% berasal dari biaya produksi mencapai Rp214,03 miliar. Nilainya turun 5,07% YoY. Komponen kedua terbesar berasal dari pita cukai dengan nilai Rp31,83 miliar atau turun 5,84% YoY.

Dengan menjumlahkan selisih pendapatan neto dan beban pokok pendapatan tersebut, laba bruto ITIC sepanjang 2025 mencapai Rp67,39 miliar. Laba kotor ini menyusut 2,76% YoY dibanding Rp69,31 miliar pada 2024.

Menilik neraca keuangan, ITIC per akhir Desember 2025 mencatat total aset sebesar Rp647,67 miliar, naik 1,61% YoY. Aset ini terdiri dari ekuitas sebesar Rp471,88 miliar dan liabilitas mencapai Rp175,79 miliar. Keduanya masing-masing naik 8,90% YoY dan turun 13,87% YoY.

Dari postur utang perseroan, liabilitas jangka pendek tercatat turun 7,75% YoY menjadi Rp134,13 miliar dan liabilitas jangka panjang yang juga turun 29,03% YoY menjadi Rp41,66 miliar.

Di lantai bursa, saham ITIC hari ini Rabu (1/4/2026) ditutup stagnan di level Rp256. Sejak awal tahun, harga saham ITIC terpangkas 28,89%.

Berikut adalah tabel ringkasan kinerja ITIC sepanjang 2025:

Kinerja (RpJuta)20252024YoY
Penjualan313.448,16324.484,37-3,40%
Lokal318.225,86328.928,61-3,25%
Ekspor1.106,411.549,75-28,61%
Retur dan diskon-5.884,11-5.993,99-1,83%
Beban pokok penjualan246.049,16255.174,51-3,58%
Biaya produksi214.035,94225.468,85-5,07%
Pita cukai31.834,2933.808,08-5,84%
Laba kotor67.399,0069.309,86-2,76%
Laba bersih20.334,8321.241,24-4,27%
Total aset647.666,25637.383,121,61%
Total ekuitas471.877,30433.296,178,90%
Total liabilita175.788,95204.086,95-13,87%
Liabilitas jangka panjang41.657,7558.694,98-29,03%
Liabilitas jangka pendek134.131,20145.391,97-7,75%

#indonesian-tobacco #itic #laba-bersih #penjualan-bersih #pasar-domestik #pasar-ekspor #beban-pokok-penjualan #biaya-produksi #pita-cukai #laba-bruto #total-aset #total-ekuitas #liabilitas-jangka-pende

https://market.bisnis.com/read/20260401/192/1963731/indonesian-tobacco-itic-raup-laba-rp2033-miliar-sepanjang-2025