Wamenhaj Usul Satu Harga Avtur Diterapkan di Semua Bandara Haji

Wamenhaj Usul Satu Harga Avtur Diterapkan di Semua Bandara Haji

Wamenhaj usul satu harga avtur di bandara haji 2026 untuk turunkan biaya penerbangan dan haji, koordinasi dengan kementerian dan Pertamina.

(Bisnis.Com) 28/10/25 16:43 18821

Bisnis.com, JAKARTA — Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anhar Simanjuntak meminta kepada pemerintah dan Pertamina untuk menerapkan skema satu harga avtur di seluruh bandara haji dalam penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H/2026 M.

Hal tersebut sebagai bagian dari upaya untuk menurunkan harga penerbangan, yang pada akhirnya turut mengerek turun biaya haji.

“[Kami] mengoordinasikan dengan kementerian dan lembaga seperti Kemenko Perekonomian, Kemenhub, Kemenkeu, dan Pertamina terkait penerapan skema satu harga avtur di semua bandara embarkasi dengan menyamakan harga avtur di Bandara Soetta,” ujarnya dalam Rapat Kerja dengan Komisi VIII DPR, Selasa (28/10/2025).

Dirinya mengungkapkan bahwa harga avtur di Bandara Internasional Soekarno Hatta merupakan harga paling rendah di Indonesia.

Dahnil pun menilai skema tersebut seharusnya tidak menjadi masalah, mengingat pemerintah juga menerapkan hal serupa sebagai stimulus ekonomi pada momen Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Selain meminta skema satu harga bahan bakar pesawat, Kementerian Haji dan Umrah juga melakukan penyewaan pesawat secara multi-year selama 3 tahun ke depan, dalam rangka menjamin ketersediaan pesawat haji.

Langkah lainnya, yakni memberikan peluang kepada maskapai penerbangan untuk memanfaatkan pesawat kosong dengan mengangkut penumpang umum atau kargo selama tidak mengganggu jadwal penerbangan.

Pada tahun lalu, terdapat tiga maskapai yang melayani ibadah haji 2025, yakni Garuda Indonesia, Lion Air, dan Saudi Airlines. Masing-masing mengangkut 90.933 jemaah, 11.762 jemaah, dan 101.438 jemaah.

Adapun, total Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang diusulkan pemerintah senilai Rp88.409.365.

Komponen yang dibebankan langsung kepada jemaah haji tersebut terdiri dari biaya penerbangan pulang-pergi dari embarkasi ke Arab Saudi senilai Rp33,1 juta, akomodasi di Mekkah sebesar Rp14,65 juta, akomodasi di Madinah sebanyak Rp3,87 juta, serta biaya hidup alias living cost yang dialokasikan Rp3,3 juta.

Sementara itu, sisa sebanyak 38% dari BPIH alias senilai Rp33.485.365 akan berasal dari nilai manfaat atau dana optimalisasi yang ada. Dengan demikian, BPIH yang harus dibayarkan Jemaah senilai Rp54,92 juta.

Besaran tersebut terpantau hanya turun Rp1 juta dari biaya yang harus jemaah haji keluarkan pada 2025.

#avtur-satu-harga #bandara-haji #biaya-penerbangan-haji #harga-avtur-bandara #avtur-bandara-soetta #penerbangan-ibadah-haji #biaya-haji-2026 #skema-harga-avtur #pesawat-haji #maskapai-penerbangan-haji #n-a

https://ekonomi.bisnis.com/read/20251028/98/1924040/wamenhaj-usul-satu-harga-avtur-diterapkan-di-semua-bandara-haji