Seskab Teddy: Taksi Green SM Bakal Dievaluasi Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi
Pemerintah bakal mengevaluasi taksi Green SM imbas kecelakaan kereta di Bekasi yang menimbulkan korban jiwa hingga 15 orang.
(Bisnis.Com) 28/04/26 19:50 205657
Bisnis.com, PURWOKERTO — Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa pemerintah akan melakukan evaluasi terhadap perusahaan taksi Green SM menyusul insiden kecelakaan kereta di wilayah Bekasi pada Senin (27/4/2026).
Dalam keterangan tertulis yang diunggah melalui akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet (@sekretariat.kabinet) pada Selasa (28/4/2026), Teddy menjelaskan bahwa proses evakuasi korban telah dilakukan secara intensif, cepat, dan penuh kehati-hatian sejak kejadian pada malam sebelumnya. Petugas gabungan juga terus bekerja di lokasi guna memastikan seluruh korban dapat dievakuasi dengan aman.
“Sejak kejadian tadi malam, proses evakuasi dilakukan secara intensif, cepat, dan hati-hati, termasuk upaya penyelamatan terhadap korban yang sempat terjebak di dalam gerbong,” ujarnya.
Seluruh korban dilaporkan telah mendapatkan perawatan intensif di 12 rumah sakit di sekitar Bekasi. Pada pagi harinya, Presiden Prabowo Subianto turut menjenguk para korban yang dirawat di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden memberikan instruksi langsung agar seluruh korban luka mendapatkan perawatan optimal hingga pulih. Selain itu, pemerintah juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan perkeretaapian guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
“Pagi-pagi ini, Bapak Presiden pun telah langsung menjenguk korban kecelakaan tabrakan kereta api yang dirawat di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi, Jawa Barat,” kata Teddy.
Terkait insiden ini, Menteri Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menyatakan akan mengevaluasi pihak perusahaan taksi Green SM yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut.
“Menteri Perhubungan melalui Dirjen Perhubungan Darat telah menyampaikan akan mengevaluasi pihak perusahaan taksi Green,” ungkapnya.
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk segera melakukan penataan menyeluruh, termasuk peningkatan sistem pengamanan di perlintasan kereta api. Sebagai langkah konkret, Presiden juga menyetujui pembangunan flyover di wilayah Bekasi untuk mengurangi risiko kecelakaan, mengingat tingginya kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut.
“Presiden Prabowo menyetujui pembangunan flyover di wilayah Bekasi guna mengurangi risiko kecelakaan,” tandas Teddy.
#taksi-green-sm #kecelakaan-kereta-bekasi #evaluasi-perusahaan-taksi #evakuasi-korban-kecelakaan #perawatan-intensif-korban #presiden-prabowo-subianto #sistem-keselamatan-perkeretaapian #menteri-perhub