Pramono Sebut Banjir Jakarta Berangsur Surut, Perluasan Diameter Sungai Dipercepat
Banjir Jakarta surut dalam 3-4 jam berkat pompa air aktif, dipicu hujan deras. Pemprov DKI upayakan pengerukan sungai untuk cegah banjir.
(Bisnis.Com) 05/05/26 18:10 212061
Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan telah memerintahkan pihak terkait mengaktifkan pompa air untuk menurunkan volume banjir di sejumlah titik karena hujan yang melanda Jakarta, Senin (4/5/2026).
Pramono menyebut banjir telah surut dalam waktu 3–4 jam setelah seluruh pompa air diaktifkan dan beroperasi secara maksimal sejak genangan mulai terjadi.
"Jadi ketika banjir terjadi, saya sudah langsung memerintahkan untuk semua pompa diaktifkan. Maka kenapa kemudian ketika banjir ataupun hujan dari jam 5 sampai sekitar jam 8, relatif 3-4 jam kemudian banjirnya kan sudah mulai surut," katanya di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Selasa (5/5/2026).
Dia mengungkapkan, penyebab terjadinya banjir karena intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa jam. Kemudian kecenderungan warga membuang sampah sembarangan sehingga menyumbat saluran air yang berakibat banjir ketika hujan terjadi.
Pemprov DKI Jakarta, katanya, tengah berupaya untuk meminimalisir terjadinya banjir. Salah satunya adalah mempercepat perluasan diameter sungai agar volume air yang mengalir lebih besar.
"Tapi yang kedua, yang tidak kalah penting adalah sekali lagi teman-teman sekalian, pengerukan ini kan sekarang sedang dilakukan secara masif di sungai-sungai yang ada termasuk Krukut, Pesanggrahan, Ciliwung, dan sebagainya," ucapnya.
Di sisi lain, menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta melaporkan 115 wilayah dan empat ruasa jalan di Jakarta terendam banjir pada hari ini, Selasa (5/5/2026) pagi.
Berdasarkan keterangan BPBD Jakarta yang diterima Bisnis, banjir tersebut diakibatkan oleh hujan deras yang melanda Jakarta dan sekitarnya pada Senin (4/5/2026).
Hujan itu menyebabkan kenaikan pada sejumlah pos air di Jakarta seperti Pesanggrahan, Angke Hulu, Karet hingga Cipinang Hulu pada 16.00 WIB hingga 20.00 WIB. Tercatat, ketinggian banjir di Jakarta mulai dari 15 cm sampai dengan 240 cm.
"BPBD mencatat saat ini terdapat 115 RT dan 4 ruas jalan tergenang," ujar BPBD dalam keterangan tertulis, Selasa (5/5/2026).
#banjir-jakarta #hujan-intensitas-tinggi #pompa-air-jakarta #pramono-anung #banjir-surut #penyebab-banjir #saluran-air-tersumbat #pengerukan-sungai #pemprov-dki-jakarta #bpbd-jakarta #wilayah-terendam