Pascamerger, XLSmart (EXCL) Genjot Ekspansi 5G

Pascamerger, XLSmart (EXCL) Genjot Ekspansi 5G

XLSMART (EXCL) fokus pada ekspansi 5G dan peningkatan jaringan pascamerger, mencatat pendapatan Rp11,84 triliun dan laba bersih Rp1,37 triliun di Q1 2026.

(Bisnis.Com) 18/05/26 19:13 224109

Bisnis.com, JAKARTA - Kinerja PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk. (EXCL) mulai menunjukkan hasil nyata dari proses merger XL Axiata dan Smartfren.

Memasuki kuartal I/2026, emiten telekomunikasi dengan kode saham EXCL tersebut berhasil mencatat lonjakan kinerja yang signifikan di tengah persaingan industri telekomunikasi yang semakin ketat.

Presiden Direktur & CEO XLSMART, Rajeev Sethi mengatakan fokus utama perusahaan saat ini adalah memperkuat kualitas jaringan dan memperluas pengalaman layanan 5G di seluruh Indonesia. Hal ini tercermin dari realisasi belanja modal perseroan hingga kuartal I/2026 tercatat sebesar Rp2,25 triliun yang difokuskan untuk integrasi jaringan, ekspansi layanan 5G, modernisasi infrastruktur, serta peningkatan kualitas pengalaman pelanggan di berbagai wilayah Indonesia.

Hingga akhir Maret 2026, cakupan layanan 5G XLSMART telah hadir di 43 kota dan akan terus diperluas secara bertahap sepanjang tahun 2026. Dengan jaringan yang semakin kuat dan terintegrasi, XLSMART juga berhasil menjaga kualitas layanan selama periode Ramadan dan Idulfitri meski trafik data meningkat hingga 21%.

Rajeev menyebut ekspansi 5G dilakukan untuk mendukung meningkatnya kebutuhan pelanggan terhadap layanan digital berkecepatan tinggi, mulai dari streaming, mobile gaming, produktivitas digital, hingga pemanfaatan teknologi AI dan cloud di masa depan.

“Dengan dukungan lebih dari 253.000 BTS, XLSMART kini memiliki fondasi infrastruktur yang semakin kuat untuk mempercepat transformasi digital nasional dan mendukung pertumbuhan ekosistem digital Indonesia,” ujarnya melalui keterangan resmi dikutip, Senin (18/5/2026).

Lebih lanjut Rajeev menyebut percepatan konsolidasi jaringan menjadi salah satu fokus utama perseroan dalam memperkuat kualitas layanan nasional. Hingga kuartal I/2026, sekitar 40,3 ribu site telah berhasil diintegrasikan ke jaringan XLSMART, disertai penambahan sekitar 4,9 ribu site baru untuk memperluas cakupan dan meningkatkan kapasitas layanan data di berbagai wilayah strategis.

Perseroan juga telah menyelesaikan sekitar 77% target tower dismantling sebagai bagian dari realisasi sinergi dan efisiensi operasional pasca merger.

Penguatan jaringan yang semakin solid tersebut turut meningkatkan kualitas pengalaman pelanggan sekaligus memperkuat fondasi network leadership XLSMART di Indonesia. Trafik layanan data tumbuh 36% YoY menjadi 3.867 Petabytes

Perseroan juga terus mengoptimalkan strategi multibrand melalui XL Prepaid, AXIS, SMARTFREN, XL PRIORITAS, XL SATU dan Enterprisde untuk menjangkau kebutuhan pelanggan yang semakin beragam di berbagai segmen pasar.

Dalam laporan kinerja perdananya pasca merger penuh, XLSMART membukukan pendapatan sebesar Rp11,84 triliun pada kuartal I/2026, tumbuh 38% secara tahunan (year on year/YoY). Tak hanya itu, laba bersih yang dinormalisasi melonjak hingga 254% YoY menjadi Rp1,37 triliun.

Kinerja impresif tersebut menjadi sinyal awal bahwa strategi integrasi jaringan dan efisiensi operasional mulai membuahkan hasil bagi perusahaan hasil merger dua operator besar tersebut.

EBITDA yang dinormalisasi tercatat mencapai Rp5,43 triliun dengan margin EBITDA sebesar 46%. Sementara itu, layanan data dan digital masih menjadi tulang punggung bisnis dengan kontribusi mencapai 91,8% terhadap total pendapatan perusahaan.

#xlsmart #excl #merger-xl-smartfren #ekspansi-5g #jaringan-5g-indonesia #layanan-digital #modernisasi-infrastruktur #peningkatan-kualitas-jaringan #transformasi-digital #pertumbuhan-ekosistem-digital #n-a

https://market.bisnis.com/read/20260518/192/1974552/pascamerger-xlsmart-excl-genjot-ekspansi-5g