Perputaran Uang Harian MBG Mencapai Rp45 juta per Dapur Mei 2026
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tingkatkan ekonomi desa dengan perputaran uang Rp45 juta per dapur per hari, serap 1,2 juta tenaga kerja, dan dukung 140.289 usaha lokal.
(Bisnis.Com) 20/05/26 12:00 226120
Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah mengungkap capaian krusial program Makan Bergizi Gratis (MBG) per 19 Mei 2026 yang memperlihatkan dampak pengganda ekonomi riil signifikan di level pedesaan melalui perputaran uang harian mencapai Rp45 juta per dapur.
Langkah taktis ini dinilai mempercepat stimulasi ekonomi arus bawah sekaligus menjadi instrumen utama pemerintah dalam mendorong pemerataan kesejahteraan nasional sejak resmi digulirkan pada awal tahun lalu.
Presiden Prabowo Subianto mengungkap pencapaian masif program andalan ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan nutrisi generasi muda, melainkan bertransformasi menjadi motor penggerak likuiditas keuangan di tingkat desa.
Data resmi Sekretariat Presiden menunjukkan setiap satuan unit dapur produksi mampu menghasilkan perputaran dana sebesar Rp900 juta per bulan.
Dalam skala jangka panjang, kontribusi ekonomi ini diproyeksikan menyentuh angka Rp10,8 miliar per dapur setiap tahunnya, sebuah angka penyerapan modal lokal yang belum pernah terjadi sebelumnya di sektor pangan daerah.
Kepala Negara memaparkan realisasi kumulatif sajian makanan yang telah didistribusikan sejak 6 Januari 2025 sukses menembus angka fantastis 8,3 miliar porsi. Akselerasi pemenuhan target program ini ditopang kuat oleh kesiapan infrastruktur logistik dan rantai pasok lokal yang semakin solid di berbagai wilayah Indonesia.
Hingga pertengahan Mei tahun ini, volume distribusi harian telah menyentuh 62.454.064 sajian. Pasokan makanan bergizi tersebut dialokasikan secara merata untuk memenuhi kebutuhan siswa di 374.175 sekolah penerima manfaat di seluruh nusantara. Untuk menjaga konsistensi kualitas dan ketepatan waktu distribusi, pemerintah telah mengaktifkan 28.913 Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) di bawah koordinasi langsung 28.390 mitra Badan Gizi Nasional (BGN).
Pemerintah sengaja merancang ekosistem program Makan Bergizi Gratis dengan konsep padat karya guna memastikan penyerapan lapangan kerja lokal berjalan optimal.
Saat ini, program ini tercatat berhasil menyerap sebanyak 1.278.262 tenaga kerja baru di tingkat operasional, mulai dari tenaga juru masak, pengemas, hingga armada pengantaran khusus.
Selain penyerapan tenaga kerja, rantai pasok komoditas pangan utama program ini didominasi oleh pelaku usaha lokal. Total entitas usaha yang terlibat sebagai pemasok resmi bahan baku pangan tercatat mencapai 140.289 unit usaha.
Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi tulang punggung utama dengan keterlibatan sebanyak 58.935 pelaku usaha.
Integrasi kelembagaan ekonomi desa juga diperkuat melalui pelibatan 13.144 unit Koperasi, 678 Unit Kemitraan Distribusi Mitra Pangan (KDMP), serta pemanfaatan jejaring badan usaha milik desa yang mencakup 1.381 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan 156 BUMDes Bersama (BUMDesma). Sementara itu, sisa kebutuhan pasokan komoditas lainnya dipenuhi oleh 65.995 pemasok kategori rekanan lain yang terverifikasi.
Melalui perputaran modal harian yang masif di sektor riil pedesaan ini, pemerintah optimistis target pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan dapat tercapai lebih cepat. Sinergi antara pemenuhan gizi nasional dan penguatan kapasitas fiskal desa menempatkan program Makan Bergizi Gratis sebagai jangkar strategis dalam peta jalan pembangunan ekonomi nasional jangka panjang.
#mbg #makan-bergizi #makan-bergizi-gratis #perputaran-uang #perputaran-uang-harian #dapur-mbg #ekonomi-pedesaan #pemerataan-kesejahteraan #prabowo-subianto #likuiditas-keuangan #dapur-produksi #sektor