Uang Primer Tumbuh Melambat Jadi Rp2.214,6 Triliun pada Mei 2026
Uang primer Indonesia tumbuh 14,2% YoY menjadi Rp2.214,6 triliun pada Mei 2026, sedikit melambat dari bulan sebelumnya, dipengaruhi oleh giro bank dan uang kartal.
(Bisnis.Com) 08/06/26 11:23 243204
Bisnis.com, JAKARTA — Bank Indonesia melaporkan posisi uang primer (M0) adjusted tumbuh 14,2% secara tahunan (year on year/YoY) pada Mei 2026. Dengan perkembangan tersebut, uang primer kini tercatat sebesar Rp2.214,6 triliun.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Ramdan Denny Prakoso menjelaskan bahwa pertumbuhan tersebut sedikit melemah dari bulan sebelumnya sebesar 14,3% YoY.
"Perkembangan ini dipengaruhi oleh pertumbuhan giro bank umum di Bank Indonesia adjusted sebesar 17,4% YoY dan uang kartal yang diedarkan sebesar 15,8% YoY," ungkap Denny dalam keterangannya, Senin (8/6/2026).
Sementara melihat secara tren sepanjang tahun ini, jumlah uang primer yang disesuaikan ini cenderung tergerus dari Rp2.367,8 triliun pada Desember 2025 menjadi Rp2.214,6 triliun pada Mei 2026.
Adapun, uang primer adalah uang kartal, baik kertas maupun logam di masyarakat, serta simpanan giro bank umum yang disimpan di Bank Indonesia. Sementara itu, uang primer adjusted menggambarkan perkembangan uang primer yang telah mengisolasi dampak penurunan giro bank di Bank Indonesia akibat pemberian insentif likuiditas.
Berdasarkan faktor yang memengaruhinya, pertumbuhan uang primer adjusted ini telah mempertimbangkan dampak pemberian insentif likuiditas atau pengendalian moneter adjusted.
Per April 2026, komponen uang primer terdiri dari Rp1.301 triliun uang kartal, Rp887,4 triliun giro bank umum di BI adjusted, Rp7,6 triliun giro sektor swasta di BI, dan Rp36 triliun surat berharga yang diterbitkan BI dan dimiliki sektor swasta.
Surat berharga tersebut mencakup Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), Sukuk Valas Bank Indonesia (SUVBI), dan Sekuritas Valas Bank Indonesia (SVBI) yang dimiliki oleh sektor swasta.
#uang-primer #uang-primer-tumbuh #uang-primer-melambat #uang-primer-mei-2026 #bank-indonesia #pertumbuhan-uang-primer #giro-bank-umum #uang-kartal #insentif-likuiditas #pengendalian-moneter #uang-prime