Kemenhaj Laporkan 20 Poin Perbaikan Penyelenggaraan Haji 2026
Wamen Haji laporkan 20 poin perbaikan haji ke Presiden Prabowo, fokus tingkatkan kualitas pelayanan dan evaluasi penyelenggaraan haji mendatang.
(Bisnis.Com) 17/06/26 17:50 252411
Bisnis.com, HAMBALANG – Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan bahwa dirinya bersama jajaran Kementerian Haji dan Umrah dipanggil Presiden Prabowo Subianto untuk melaporkan perkembangan pelaksanaan ibadah haji sekaligus menyampaikan sejumlah usulan perbaikan penyelenggaraan haji ke depan.
Saat memberikan keterangan pers di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Rabu (17/6/2026), Dahnil mengatakan perhatian Presiden terhadap kualitas pelayanan haji menjadi salah satu fokus utama pemerintah.
"Hari ini dipanggil Pak Presiden untuk menyampaikan laporan terkait dengan pelaksanaan haji yang sudah berlangsung. Memang perhatian Presiden terhadap impian seluruh umat Islam di Indonesia terkait hajinya yang pelayanannya prima itu adalah bagian penting," ujar Dahnil.
Menurutnya, Presiden ingin mendengar secara langsung berbagai evaluasi dan langkah perbaikan yang diperlukan agar penyelenggaraan ibadah haji semakin baik dari tahun ke tahun.
"Beliau ingin melihat dan mendengar perbaikan-perbaikan terkait dengan pelaksanaan haji selama ini," katanya.
Dahnil menjelaskan pihaknya telah menyiapkan berbagai dokumen dan laporan untuk disampaikan kepada Presiden. Terdapat sekitar 20 poin perbaikan yang menjadi bahan evaluasi pemerintah.
"Banyak. Jadi beberapa ada sekitar 20 poin perbaikan yang kita lakukan dan itu nanti akan disampaikan kepada Bapak Presiden," ungkapnya.
Meski belum merinci isi laporan tersebut, Dahnil menegaskan bahwa seluruh aspek penyelenggaraan haji menjadi perhatian pemerintah, termasuk layanan kesehatan bagi jemaah.
"Semuanya. Yang jelas Pak Prabowo ingin memfasilitasi mimpi umat Islam yaitu berhaji agar bisa berjalan dengan baik. Itu catatan pentingnya," ujarnya.
Saat ditanya mengenai catatan lain yang menjadi perhatian Presiden, Dahnil memilih menunggu hasil pertemuan sebelum menyampaikan rincian lebih lanjut kepada publik.
"Nanti, banyak. Nanti setelah pertemuan," katanya.
Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf membenarkan bahwa agenda pertemuan dengan Presiden berkaitan dengan penyelenggaraan ibadah haji. Namun, ia juga belum bersedia menjelaskan secara rinci materi yang akan dibahas.
"Pasti bahas soal haji, tapi kepastiannya nanti nunggu dulu, nunggu hasil pertemuan, nanti aja ya," kata Irfan Yusuf.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan ibadah haji sekaligus penyusunan langkah-langkah perbaikan guna meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah Indonesia pada musim haji mendatang.
#kemenhaj-perbaikan-haji #penyelenggaraan-haji #wakil-menteri-haji #presiden-prabowo-subianto #kualitas-pelayanan-haji #evaluasi-ibadah-haji #perbaikan-penyelenggaraan-haji #layanan-kesehatan-jemaah #m