Vietnam Bidik Pertumbuhan Ekonomi 11,9 Persen di Semester II 2026

Vietnam Bidik Pertumbuhan Ekonomi 11,9 Persen di Semester II 2026

Pemerintah Vietnam menaikkan ambisi pertumbuhan ekonominya dengan membidik ekspansi produk domestik bruto (PDB) sebesar 11,9 persen.

(Kompas.com) 29/06/26 18:43 262836

HANOI, KOMPAS.com – Pemerintah Vietnam menaikkan ambisi pertumbuhan ekonominya dengan membidik ekspansi produk domestik bruto (PDB) sebesar 11,9 persen pada paruh kedua 2026.

Target tersebut disiapkan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi dua digit sepanjang tahun ini.

Dikutip dari The Investor, Selasa (30/6/2026), target baru itu muncul setelah pemerintah Vietnam memperbarui skenario pertumbuhan ekonomi sekaligus menyusun berbagai langkah percepatan pada sisa tahun.

Pexels.com/??t Nguy?n Bendera Vietnam.

Pemerintah menilai perekonomian masih memiliki ruang untuk tumbuh lebih tinggi meski menghadapi ketidakpastian global.

Dalam skenario terbaru yang dipaparkan pemerintah, Vietnam menargetkan pertumbuhan PDB tahunan mencapai sekitar 10 persen pada 2026. Untuk mencapainya, pertumbuhan ekonomi Vietnam pada enam bulan kedua harus mencapai sekitar 11,9 persen.

Pemerintah Vietnam juga menyusun dua skenario pertumbuhan.

Skenario pertama menargetkan pertumbuhan ekonomi tahunan sekitar 10 persen, sedangkan skenario kedua menempatkan target yang lebih tinggi apabila kondisi ekonomi domestik maupun global mendukung.

Kedua skenario tersebut akan menjadi dasar penyusunan kebijakan fiskal, moneter, investasi, dan perdagangan pada sisa tahun.

Data pemerintah menunjukkan ekonomi Vietnam tumbuh 7,83 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada kuartal I-2026, melambat dibandingkan pertumbuhan 8,46 persen pada kuartal IV-2025.

Meski demikian, laju tersebut masih ditopang oleh sektor manufaktur, konstruksi, dan jasa.

Ekspor juga tetap menjadi salah satu penopang utama ekonomi. Nilai ekspor Vietnam pada kuartal I 2026 meningkat 19,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

PEXELS/HUGO HEIMENDINGER Ilustrasi bendera Vietnam.

Sementara itu, realisasi investasi asing langsung (foreign direct investment/FDI) mencapai 5,41 miliar dollar AS atau meningkat 9,1 persen secara tahunan.

Arus investasi tersebut didorong oleh diversifikasi rantai pasok global di tengah perubahan aturan perdagangan internasional.

Fokus pada investasi dan konsumsi domestik

Untuk mengejar target pertumbuhan tersebut, pemerintah Vietnam menginstruksikan kementerian dan pemerintah daerah mempercepat pencairan investasi publik, mendorong konsumsi domestik, memperkuat ekspor, serta memperbaiki iklim investasi.

Selain itu, mengutip VnEconomy, pemerintah Vietnam meminta percepatan penyelesaian proyek infrastruktur strategis, termasuk jaringan transportasi, logistik, energi, dan transformasi digital yang dinilai mampu meningkatkan produktivitas ekonomi.

Dalam pembaruan skenario ekonomi, pemerintah juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas makroekonomi, mengendalikan inflasi, memastikan pasokan energi, serta menjaga kelancaran aktivitas produksi dan perdagangan.

Berbagai kementerian diminta mempercepat reformasi administrasi, memangkas prosedur perizinan, serta mengatasi hambatan investasi yang masih mengganggu dunia usaha.

Pemerintah siapkan sejumlah langkah

Dalam dokumen pembaruan skenario pertumbuhan ekonomi, pemerintah Vietnam merinci sejumlah langkah utama yang akan dijalankan pada sisa tahun.

Langkah tersebut meliputi percepatan penyaluran investasi publik, peningkatan efektivitas belanja pemerintah, penguatan sektor industri pengolahan dan manufaktur, pengembangan ekonomi digital, serta peningkatan daya saing ekspor.

KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Kondisi lalu lintas di jalanan Kota Hanoi, Vietnam pada Mei 2024.

Pemerintah juga akan memperkuat pengembangan pasar domestik untuk menopang konsumsi masyarakat sekaligus memperluas akses pasar ekspor melalui berbagai perjanjian perdagangan bebas yang telah dimiliki Vietnam.

Di sisi lain, otoritas tetap diminta menjaga stabilitas nilai tukar, sistem keuangan, serta menciptakan kondisi yang kondusif bagi dunia usaha agar target pertumbuhan tetap dapat dicapai.

Ketidakpastian global tetap menjadi tantangan

Meski memasang target yang lebih tinggi, pemerintah mengakui masih terdapat sejumlah tantangan eksternal yang dapat memengaruhi pertumbuhan ekonomi.

Risiko tersebut antara lain berasal dari perlambatan ekonomi global, ketegangan perdagangan internasional, dinamika geopolitik, serta perubahan rantai pasok dunia yang dapat memengaruhi permintaan ekspor Vietnam.

Karena itu, pemerintah meminta seluruh kementerian dan pemerintah daerah memperkuat koordinasi pelaksanaan kebijakan agar berbagai hambatan terhadap investasi, produksi, dan perdagangan dapat segera diselesaikan.

Pemerintah juga menegaskan bahwa seluruh langkah tersebut diarahkan untuk mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi dua digit pada 2026 sekaligus menjaga stabilitas ekonomi makro di tengah kondisi global yang masih bergejolak.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

#vietnam #pertumbuhan-ekonomi #ekonomi-vietnam #pertumbuhan-ekonomi-vietnam #ekspor-vietnam

https://money.kompas.com/read/2026/06/29/184300526/vietnam-bidik-pertumbuhan-ekonomi-11-9-persen-di-semester-ii-2026