Wijaya Karya (WIKA) Divestasi Aset Jalan Tol Mulai 2026, Tol Soroja Bakal Dilepas?

Wijaya Karya (WIKA) Divestasi Aset Jalan Tol Mulai 2026, Tol Soroja Bakal Dilepas?

WIKA akan melanjutkan divestasi aset, termasuk jalan tol minoritas, sekaligus menyeleksi proyek baru untuk memperkuat arus kas dan struktur keuangan.

(Bisnis.Com) 12/11/25 18:57 36745

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten konstruksi pelat merah, PT Wijaya Karya Tbk. (WIKA) memastikan rencana divestasi aset, khususnya di sektor jalan tol akan berlanjut pada 2026 guna memperkuat struktur keuangan perseroan.

Untuk tahun depan, WIKA telah menetapkan tiga pilar transformasi sebagai bagian dari upaya penyehatan keuangan dan pemulihan kinerja. Strategi ini mencakup efisiensi proyek, divestasi aset, serta restrukturisasi kewajiban.

Terkait dengan divestasi aset, Direktur Utama WIKA Agung Budi Waskito menyatakan bahwa perseroan bakal lebih agresif dalam melepas aset pada entitas non-inti.

“Secara agresif kami akan segera melakukan divestasi meskipun prosesnya sebenarnya sudah mulai berjalan pada 2024-2025. Tetapi kami meyakini 2026 adalah tahun yang tepat bagi WIKA untuk melakukan divestasi,” ujarnya dalam paparan publik yang diselenggarakan secara daring, Rabu (12/11/2025).

Agung menuturkan bahwa WIKA saat ini memiliki empat proyek jalan tol, yakni ruas Tol Manado-Bitung (Mabit), Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam), Tol Soreang-Pasirkoja (Soroja), serta Tol Serang-Panimbang.

Dari keempatnya, perseroan belum berencana melepas Tol Serang–Panimbang karena konstruksinya masih berlangsung, dengan seksi I telah beroperasi, seksi II ditargetkan rampung pertengahan 2026, dan seksi III pada 2027.

Adapun, divestasi berpotensi dilakukan pada proyek tol dengan kepemilikan minoritas, seperti Tol Soroja. Jalan tol ini membentang sepanjang 10,55 kilometer yang menghubungkan antara Bandung dengan Soreang.

“Untuk tol yang di Jawa Barat ini sedang berproses, tetapi kami belum bisa menyampaikan siapa pihak yang akan membeli,” pungkas Agung.

Di sisi lain, BUMN karya itu akan lebih selektif dalam memilih kontrak baru, terutama proyek dengan margin dan termin pembayaran yang berkelanjutan.

Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat arus kas dan menjaga efisiensi harga pokok penjualan (HPP) melalui penerapan lean construction.

“Kami memang mulai selektif di dalam memilih proyek. Untuk memperbaiki cash flow memang kami harus mencari proyek-proyek yang monthly payment, sehingga cash flow tidak tertekan,” pungkas Agung.

#wika #wijaya-karya #saham-wika #wika-divestasi #wijaya-karya #aset-jalan-tol #divestasi-2026 #tol-soroja #wika-transformasi #proyek-jalan-tol #divestasi-aset #wika-keuangan #tol-manado-bitung #tol-bal

https://market.bisnis.com/read/20251112/192/1928340/wijaya-karya-wika-divestasi-aset-jalan-tol-mulai-2026-tol-soroja-bakal-dilepas