WJIS 2025: Mengukuhkan Jabar sebagai Episentrum Investasi Inklusif di Asia Tenggara

WJIS 2025: Mengukuhkan Jabar sebagai Episentrum Investasi Inklusif di Asia Tenggara

WJIS 2025 mengukuhkan Jawa Barat sebagai pusat investasi inklusif di Asia Tenggara, dengan target investasi Rp271 triliun dan 104 proyek senilai Rp186,29 triliun.

(Bisnis.Com) 14/11/25 14:07 38534

Bisnis.com, BANDUNG— Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali menggelar West Java Investment Summit (WJIS) 2025.

Memasuki tahun ketujuh, forum investasi strategis ini telah menjadi etalase utama yang menghubungkan potensi investasi Jawa Barat dengan jaringan investor global.

Plh. Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat Achris Sarwani mengatakan dengan mengusung tema visioner “Strengthening Regional Resilience through Green Industry, SMART Investment, and Inclusive Growth”, WJIS 2025 menegaskan komitmen Jawa Barat untuk membangun ketahanan ekonomi regional yang kokoh di tengah dinamika perekonomian global, sekaligus menetapkan diri sebagai pusat investasi hijau dan inklusif di Asia Tenggara.

“Jawa Barat Lokomotif Investasi NasionalJawa Barat memainkan peran krusial sebagai kontributor utama perekonomian nasional, menyumbang sekitar 23% terhadap perekonomian Jawa dan 13% terhadap nasional,” jelas dia usai pembukaan WJIS 2025, di Kota Bandung, Jumat (14/11/2025).

Ia menjelaskan, Jabar telah mencatatkan berbagai capaian investasi di tingkat nasional. Pada 2025, Jawa Barat kembali ditetapkan sebagai daerah dengan target investasi tertinggi nasional yang mencapai Rp271 triliun.

Selain itu, Jawa Barat berhasil meraih Anugerah Layanan Investasi selama dua tahun berturut-turut sebagai provinsi terbaik dalam layanan perizinan terintegrasi, yang semakin memperkokoh posisinya sebagai lokomotif investasi Indonesia.

Achris menegaskan bahwa Jawa Barat bukan lagi sekadar provinsi dengan potensi, tetapi telah menjadi pilihan lokasi strategis bagi investor global. Hal ini didukung oleh ekosistem layanan investasi yang semakin cepat, inklusif, dan ramah bisnis.

Dengan rangkaian capaian yang diraih tahun ini, WJIS 2025 diharapkan menjadi tonggak penting dalam penguatan ketahanan ekonomi Jawa Barat dan perluasan peluang usaha baru.

“Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap momentum positif ini dapat terus berlanjut, memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan daerah, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tandas dia.

Di tempat yang sama, Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia, Ricky P. Gozali, menyampaikan bahwa fundamental perekonomian Indonesia tetap berada dalam kondisi kuat, ditandai dengan pertumbuhan yang terjaga, inflasi dalam sasaran target, dan stabilitas nilai tukar yang prima.

Untuk mendukung sektor investasi, Bank Indonesia berkomitmen melalui tiga pilar utama. Pertama, menjaga stabilitas makroekonomi, yaitu suku bunga, nilai tukar, inflasi, dan likuiditas sebagai prasyarat terciptanya iklim investasi yang sehat dan kompetitif.

Kedua, BI mendorong penguatan pembiayaan berkelanjutan, yaitu investasi yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan sosial.

Ketiga, BI memperluas digitalisasi sistem pembayaran, dengan implementasi Local Currency Transaction (LCT) dan Cross Border QRIS yang semakin mempermudah dan mengefisienkan transaksi lintas negara dalam ekosistem digital yang aman.

Selain itu, BI juga terus memperkuat integrasi kegiatan investor relations bersama BKPM dan pemerintah daerah di tingkat nasional, daerah, dan mancanegara.

WJIS 2025 menghadirkan serangkaian kegiatan strategis, termasuk High-Level Session, CEO Forum for West Java New Economic Corridor, Mini Presentation, dan one-on-one project matching antara pemilik proyek dan investor potensial.

Capaian tahun ini pun melampaui gelaran sebelumnya, dengan total 104 proyek investasi ditawarkan. Nilai total proyek yang ditawarkan mencapai Rp186,29 triliun, serta sebanyak 14 komitmen kerja sama dan MoU berhasil dibukukan antara perusahaan dan pemerintah daerah.

“Pencapaian ini mencerminkan keseriusan investor dalam menangkap peluang di Jawa Barat,” ungkap dia.

Capaian tersebut menurutnya merupakan hasil dari upaya BI Jawa Barat dan Pemprov Jawa Barat dalam mempersiapkan investasi yang potensial melalui gelaran West Java Investment Challenge (WJIC) 2025.

Dalam acara ini, juga diumumkan enam proyek terbaik dari kabupaten/kota terpilih, yang membuktikan peningkatan inovasi dan kualitas proposal investasi daerah.

Proyek-proyek unggulan tersebut meliputi Best Investment Project for Public Infrastructure dari Kabupaten Bandung, Best Investment Project for Basic Infrastructure dari Kabupaten Pangandaran, The Most Attractive Investment Project dari Kota Bandung, Best Investment Project for Food Security dari Kabupaten Sumedang, Best Investment Project for Agro Industrial Innovation dari Kabupaten Garut, dan Best Investment Project for Private Project in Supporting Green & Circular Economy dari Kabupaten Purwakarta.

#wjis-2025 #investasi-jawa-barat #investasi-inklusif #investasi-hijau #investasi-asia-tenggara #ekonomi-jawa-barat #pertumbuhan-ekonomi #layanan-investasi #investor-global #proyek-investasi #peluang-us

https://bandung.bisnis.com/read/20251114/550/1928830/wjis-2025-mengukuhkan-jabar-sebagai-episentrum-investasi-inklusif-di-asia-tenggara