Asean Business Forum Jadi Jembatan UMKM Kepri Menuju Pasar Global

Asean Business Forum Jadi Jembatan UMKM Kepri Menuju Pasar Global

Kepri Asean Business Forum 2025 di Batam menjadi jembatan bagi 400 UMKM lokal untuk kolaborasi dengan mitra dari 5 negara, mendorong ekspansi pasar global.

(Bisnis.Com) 19/11/25 10:58 43078

Bisnis.com, BATAM - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (DKUM) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) resmi membuka gelaran Kepri Asean Business Forum bertema "Empowering Local Entrepreneurs", Selasa (18/11/2025) di Hotel Harmoni One Batam.

Forum perdana ini menjadi ruang pertemuan strategis antara ratusan pelaku UMKM Kepri dan mitra bisnis dari 5 negara Asean dan sekitarnya.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala DKUM Kepri, Riki Rionaldi, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa forum ini dirancang sebagai ajang kolaborasi, bukan persaingan. Menurutnya, keberagaman kekuatan usaha justru menjadi modal besar untuk menciptakan peluang baru.

"Di sini kita tidak lagi berbicara soal kompetisi, tetapi bagaimana membangun kebersamaan. Kekuatan kita berbeda-beda, dan melalui pertemuan ini para pelaku usaha dapat saling belajar dan bersinergi. Setiap stand punya potensi yang bisa dipelajari dan dikerjasamakan," kata Riki.

Tercatat sekitar 400 UMKM ikut serta dalam forum ini. Dari jumlah tersebut, 60 UMKM merupakan peserta program pendampingan Bisnis Merah Putih, terdiri dari 40 UMKM asal Batam dan 20 dari Tanjungpinang serta wilayah sekitar.

Melalui proses kurasi, 8 UMKM dinilai memiliki chemistry kuat untuk menjalin kerja sama potensial dengan perusahaan yang hadir.

Secara total, DKUM Kepri mencatat ada 2.000 UMKM di provinsi ini yang kini telah diklasifikasikan berdasarkan tahap pengembangan menuju UMKM berkelanjutan.

Semuanya diarahkan untuk bernaung dalam Koperasi Merah Putih sebagai wadah peningkatan kualitas dan kapasitas usaha.

Forum ini turut dihadiri 15 perusahaan asing dari lima negara—Singapura, Malaysia, Turki, Taiwan, dan Myanmar—dengan jumlah delegasi mencapai 40 orang.

Sebelum forum berlangsung, para tamu telah mengikuti sesi gala dinner sebagai rangkaian penyambutan resmi.

Riki menegaskan bahwa Kepri Asean Business Forum bukan sekadar agenda seremoni. Pemerintah daerah menargetkan lahirnya peluang kerja sama konkret yang benar-benar dapat menguntungkan UMKM Kepri, baik dalam peningkatan penjualan, jaringan pemasaran, maupun ekspansi ke pasar internasional.

"Setelah tiga bulan pendampingan, UMKM harus lebih percaya diri. Kapasitas dan kuantitas bukan berarti tak punya peluang besar. Kita punya keunggulan dan keunikan yang tidak dimiliki negara lain. Kami berkomitmen menindaklanjuti peluang yang terbentuk dari temu bisnis ini. Kalau kita berkolaborasi, kita bisa berkembang secara profesional," tegasnya.

Dengan letak geografis Kepri yang strategis—berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia—forum ini disebut menjadi momentum penting untuk menghubungkan UMKM lokal dengan pasar regional.

"DKUM Kepri menargetkan kerja sama yang terjalin tidak hanya untuk memperluas jaringan, tetapi sekaligus mendorong UMKM naik kelas dan mampu bersaing di tingkat mancanegara," pungkasnya.

#umkm-kepri #asean-business-forum #pasar-global #kolaborasi-umkm #bisnis-internasional #koperasi-merah-putih #pelaku-usaha-kepri #pasar-regional #peluang-kerja-sama #ekspansi-pasar #mitra-bisnis-asean #n-a

https://sumatra.bisnis.com/read/20251119/534/1929994/asean-business-forum-jadi-jembatan-umkm-kepri-menuju-pasar-global