Sentul City (BKSL) Siapkan Kawasan BIOTOWN jadi KEK Kesehatan

Sentul City (BKSL) Siapkan Kawasan BIOTOWN jadi KEK Kesehatan

Sentul City (BKSL) kembangkan BIOTOWN jadi KEK kesehatan pertama di Indonesia, mendukung pembangunan nasional dengan fokus pada sektor kesehatan dan industri.

(Bisnis.Com) 19/11/25 19:36 43720

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten properti PT Sentul City Tbk. (BKSL) tengah menyiapkan pengembangan BIOTOWN, sebuah kawasan terpadu yang ditargetkan menjadi kota kesehatan pertama di Indonesia.

Presiden Direktur Sentul City Hiramsyah Sambudhy Thaib mengatakan proyek ini akan menjadi ekosistem kesehatan komprehensif berbasis lima pilar utama, yakni medical services, care, pharmaceutical, science, dan devices.

Menurutnya, pengembangan BIOTOWN sekaligus menjadi wujud komitmen perseroan dalam mendukung agenda pembangunan nasional.

Selain itu, konsep dan fokus kawasan ini selaras dengan empat sektor program prioritas pemerintah, yaitu properti dan industri, khususnya smartgreen industry, sektor kesehatan, digital infrastruktur, dan energi terbarukan.

“Sejalan dengan hal tersebut, BIOTOWN juga tengah diusulkan sebagai kawasan ekonomi khusus [KEK],” tuturnya kepada Bisnis pada Rabu (15/11/2025).

Hiramsyah menjelaskan bahwa usulan tersebut agar BIOTOWN dapat memberikan dampak lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi, sekaligus meningkatkan daya saing industri kesehatan nasional.

“Saat ini, perseroan sedang menyusun rencana kerja dan business plan BIOTOWN bersama konsultan internasional dari Tiongkok, sekaligus mempersiapkan dokumen proposal pengajuan status KEK,” ucapnya.

Hingga kuartal III/2025, BKSL membukukan pendapatan sebesar Rp836,97 miliar sepanjang Januari—September 2025. Capaian itu tumbuh 96,28% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Seiring peningkatan pendapatan, laba tahun berjalan BKSL juga melonjak 186,22% year-on-year (YoY) dari Rp25,9 miliar menjadi Rp74,15 miliar.

Sementara itu, laba neto yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih BKSL tercatat naik 161,4% YoY dari Rp27,52 miliar per kuartal III/2024 menjadi Rp71,94 miliar per kuartal III/2025.

Manajemen BKSL menyampaikan pertumbuhan pendapatan ditopang penjualan lahan siap bangun, rumah hunian, ruko, dan apartemen yang mencatatkan kenaikan signifikan 183,85% YoY dengan kontribusi mencapai Rp648,72 miliar.

“Segmen hotel, restoran, dan taman hiburan juga memberikan kontribusi positif sebesar Rp135,85 miliar, diikuti oleh segmen pengelolaan kota yang menyumbang Rp52,41 miliar,” ungkap manajemen BKSL.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

#sentul-city #bksl #biotown #kek-kesehatan #kota-kesehatan-indonesia #ekosistem-kesehatan #smartgreen-industry #digital-infrastruktur #energi-terbarukan #properti-dan-industri #pertumbuhan-ekonomi #ind

https://market.bisnis.com/read/20251119/192/1930158/sentul-city-bksl-siapkan-kawasan-biotown-jadi-kek-kesehatan