OJK ajak mahasiswa UMSU pahami manfaat dan risiko layanan keuangan

OJK ajak mahasiswa UMSU pahami manfaat dan risiko layanan keuangan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelenggarakan OJK Digital Financial Literacy di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Medan, Sumatera Utara, untuk ...

(Antara) 29/11/25 20:15 55134

Jakarta (ANTARA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelenggarakan OJK Digital Financial Literacy di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Medan, Sumatera Utara, untuk meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai manfaat layanan keuangan digital, sekaligus mewaspadai risiko dalam penggunaan teknologi tersebut.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) OJK Hasan Fawzi menyatakan, perkembangan teknologi memang telah membuka akses keuangan secara luas, tapi inovasi tersebut juga masih menghadapi tantangan terkait tindak kejahatan siber.

“Dengan pemahaman yang memadai, diharapkan teman-teman mahasiswa dapat memperoleh manfaat yang optimal dari Aset Keuangan Digital, Aset Kripto, dan layanan keuangan digital lainnya,” ucapnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu.

Ia mengatakan, sangat penting bagi masyarakat untuk memahami serta mempelajari karakteristik, manfaat, dan risiko sebelum memutuskan untuk mengakses layanan keuangan digital.

Hasan Fawzi berharap, dengan pemahaman yang memadai, masyarakat dapat memanfaatkan produk keuangan digital secara bijak, optimal, dan bertanggung jawab, bukan sekadar mengikuti tren.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah OJK Provinsi Sumatera Utara Khoirul Muttaqien memaparkan sejumlah strategi agar para mahasiswa dapat menjadi investor digital masa depan yang cerdas.

Ia menyampaikan, masyarakat harus memahami produk sebelum berinvestasi, memegang teguh prinsip Legal dan Logis (2L), serta menjadikan keahlian dalam mengelola aset keuangan digital sebagai penunjang karier.

Khoirul pun mengingatkan mahasiswa untuk menghindari terjebak oleh pelaku kejahatan finansial yang marak menyasar anak muda, seperti investasi bodong, pinjaman online ilegal, dan praktik judi online.

Kegiatan yang berlangsung secara daring dan luring tersebut dihadiri oleh lebih dari 600 peserta, mencakup mahasiswa dan dosen yang hadir langsung, serta perwakilan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara yang hadir secara online.

Dekan Fakultas Hukum UMSU Faisal mengapresiasi OJK atas penyelenggaraan acara tersebut serta meminta mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut untuk menyebarluaskan informasi yang didapatkan kepada masyarakat luas.

“Diharapkan ilmu yang diperoleh tidak hanya berguna bagi diri sendiri, tetapi juga bagi masyarakat. Mahasiswa diharapkan dapat menjadi agen literasi di lingkungannya,” imbuh Faisal.

Pewarta: Uyu Septiyati Liman
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2025

#literasi-keuangan #investasi-ilegal #pinjol-ilegal #aset-keuangan-digital #investasi-keuangan #otoritas-jasa-keuangan

https://www.antaranews.com/berita/5276125/ojk-ajak-mahasiswa-umsu-pahami-manfaat-dan-risiko-layanan-keuangan